Connect With Us

Dewan Tangsel, 50 Kursi Harga Mati

| Minggu, 7 Februari 2010 | 23:05

Logo DPRD (tangerangnews / istimewa)


TANGERANGNEWS- Elemen masyarakat Tangerang mendesak pihak berwenang untuk mengesahkan kuota 50 kursi anggota DPRD Kota Tangerang Selatan.  Tokoh Pemuda Kabupaten Tangerang, Indra Surya Miharja mengatakan, desakan masyarakat Tangerang, khususnya Kabupaten dan Kota Tangsel tidak main-main, akan keinginan kuota 50 kursi DPRD Tangsel.
 
"Masyarakat meminta 50 kursi tersebut harga mati," kata Indra.  Menurut Indra, dilihat dari berbagai sisi, tidak ada alasan bagi KPU pusat untuk mengesahkan 45 kursi.  "Silahkan saja dikaji, kalau perlu disurvey ke masyarakat. jadi tidak ada alasan untuk tidak memakai 50 kursi," ujarnya, siang ini.

 Sementara ditempat terpisah, tokoh masyarakat pantura, Ismail menegaskan elemen masyarakat akan melakukan class action, jika KPU mengesahkan 45 kursi. "Kami tidak main-main, pokoknya 50 kursi harga mati. Kalau sampai 45 kursi yang disahkan, ribuan masyarakat akan mengepung KPU pusat dan Kabupaten Tangerang," ancamnya seraya menambahkan ada kejanggalan dalam pembagian kursi, sehingga keluar angka 45 kursi. Dari pantauan Tangerang News, puluhan spanduk dukungan terhadap 50 kursi Tangsel, tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang. Salah satunya berbunyi," 45 kursi berarti mencari masalah, 50 kursi berarti nyaman dan damai “. (dira/ard)

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Tak Harus Negeri, Ini Daftar 142 Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Tak Harus Negeri, Ini Daftar 142 Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:37

Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta masyarakat agar tidak hanya berfokus pada sekolah negeri dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill