Connect With Us

DPRD Harap Pemkot Koordinasi Bahas Proyek

| Senin, 8 Februari 2010 | 21:08

Herry Rumawatine Ketua DPRD Kota Tangerang (tangerangnews / rangga)


TANGERANGNEWS-DPRD Kota Tangerang merencanakan jadwal pertemuan satu kali dalam dua bulan dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot). Hal itu dilakukan karena selama ini pihak Pemkot jarang melakukan koordinasi dalam pembahasan pembangunan Kota Tangerang baik kebijakan maupun proyek pembangunan.
 
“Banyak hal hal yang harus dibicarakan yang tidak hanya antar komisi dengan BKD, tapi keseluruhan terutama mengenai kebijakan yang besar,” ujar Ketua DPDR Herry Rumawatine, usai rapat gabungan DPRD, Senin (8/2).

Herry mencontohkan salah satu hal yang tidak pernah dikoordinasikan pihak Pemda kepada DPRD adalah pembangunan jalur kereta api Jakarta-Tangerang. Menurutnya, selama ini koordinasi antara komisi dengan pihak BKD tidak bisa hanya diketahui oleh pihak-pihak yang berhubungan. Tetapi juga harus melibatkan DPRD, terutama yang berhubungan dengan proyek atau kebijakan besar.
 
“Inilah yang menjadi salah satu alasan rencana rapat koordinasi dengan pemda seutuhnya” ungkapnya.
 
Selain itu, masih banyak persoalan persoalan lainnya yang perlu dibahas termasuk Peraturan Daerah, namun Herry enggan menyebutkan satu persatu yang akan di diskusikan dengan pihak pemda. “Persoalan persoalan lainnya akan muncul nanti saat koordinasi nanti,” ujar Herry.
 
Selain rapat koordinasi dengan pemda yang sedang direncanakan, DPRD juga akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak muspida plus, yakni Polres, Kejari, Danrem. Hal ini dilakukan untuk mendengar masukan masukan dari pihak pihak diluar Pemda. “Terutama dalam menyikapi ultah Kota Tangerang,” ujar Herry.
 
Selain itu, hasil rapat Gabungan DPRD Kota Tangerang membahas mengenai etika koordinasi, terutama untuk persoalan laporan dari setiap komisi kepada pimpinan dewan.selama ini, proses koordinasi tidak semua berjalan sesuai dengan hal itu. “Ada perintah dari pimpinan dewan kepada komisi, namun kadang feedback dari itu tidak dilaporkan,” ujar Herry.
Oleh karena itu, tambah Herry, pada rapat gabungan tersebut diingatkan kepada setiap komisi untuk melaporkan setiap tugas yang diembankan oleh pimpinan dewan.(rangga)

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill