Connect With Us

Pasutri Ditangkap Telantarkan Bayi

| Minggu, 7 Maret 2010 | 15:06

Ilustrasi Bayi (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Pasangan suami istri asal ‘Negeri Ginseng’ yang kecanduan bermain game di internet tanpa sadar telah menelantarkan bayi mereka yang berusia tiga bulan hingga sang bayi kekurangan gizi dan meninggal.
 
Padahal pasangan itu memainkan sebuah game online yang membesarkan seorang anak perempuan virtual, kata polisi.
 
Apalagi, pasangan itu memberi makan bayi mereka yang dilahirkan secara prematur itu hanya satu kali sehari selama 12 jam berada di kafe internet, kata kantor berita Yonhap.
 
Petugas polisi Chung Jin-won menjelaskan pasangan itu mengaku mereka kehilangan semangat untuk untuk hidup normal sejak kehilangan pekerjaan mereka. Untuk itu, mereka pun melampiaskannya dengan bermain game online guna ‘lari dari kenyataan’.
 
Pasangan itu kemudian menjadi kecanduan bermain game dari Prius Online dengan membesarkan seorang anak perempuan yang bernama Anima. Dalam game itu, pemainnya dapat berinteraksi dengan Anima dan bertugas mengembalikan ingatan serta mengembangkan emosi anak perempuan virtual tersebut.
 
Sang suami yang berusia 41 tahun dan istrinya, 25 tahun, ditahan ki kepolisian Suweon, sebelah selatan SEOUL pada awal minggu ini, lima bulan setelah mereka melaporkan kematian bayi mereka.
 
Dari hasil autopsi terhadap bayi perempuan itu, ditemukan bahwa penyebab utama kematiannya adalah kekurangan gizi.(bbc/dira)
 

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill