Polisi Usut Penggunggah Video Tabrakan
Rabu, 28 Juli 2010 | 23:26 WIB
TANGERANGNEWS-Polda Metro Jaya menduga ada yang memojokkan polisi dengan pengunggahan video tabrakan mobil patroli polisi terhadap seorang yang diduga demonstran. Polisi akan fokus mencari pengunggah dan motivasinya mengeluarkan lagi video yang terjadi pada tahun 2008 lalu itu.
"Kita akan mencari siapa yang mengunggah video itu, apa motivasinya mengunggah video itu saat ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar ketika ditemui wartawan, Rabu, 28/7.
Dugaan Boy, dikeluarkannya video tersebut saat ini karena ada pihak-pihak yang ingin memojokkan polisi. Selain itu Boy menduga ada proses rekayasa dalam video tersebut.
"Rekayasanya seperti bagaimana orang yang seperti tertabrak itu terpental, padahal hanya terserempet," bela Boy.
Selain itu, Boy juga menceritakan kejadian perusakan mobil patroli polisi yang berada dekat dengan tempat terserempetnya demonstran itu. Saat itu ada unjuk rasa mahasiswa menentang kenaikan harga BBM, yakni pada tanggal 24 Juni 2008. "Saat mobil patroli itu menyerempet, massa memanas, sempat juga ada mobil patroli yang dirusak oleh massa," ceritanya.
Akibat dari 'terserempet'nya mahasiswa yang diduga berasal dari Lampung itu, mobil patroli polisi Polsek Palmerah dengan nomor buntut 3024 dan plat nomor 6312-VII itu mengalami kerusakan di kaca depan, samping, dan lampu depan.
Boy mengaku akan menelusuri alasan atau motif penggunggahan video yang berdurasi singkat itu. Saat ini Satuan Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sedang menelusurinya. (mi/dira)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dengar informasi mengenai Tangerang melalui Radio Tangerang
