tangerang news
Karnadi
PDAM banner
Di Hadapan Tari, Ariel Tak Akui Perbuatannya
kompas
Ariel, Luna Maya dan Cut Tari
Kamis, 12 Agustus 2010 | 18:50 WIB
TANGERANGNEWS-Kedua tersangka video porno, Nazriel Irham alias Ariel dan Cut Tari, akhirnya dipertemukan di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (11/8/2010). Meski di depan Cut Tari, Ariel tetap tak mau mengakuinya.

"Kemarin dia (Tari) dikonfrontir dengan Ariel. Ada kuasa hukumnya Ariel dan Tari yang mendampingi dari kantor saya, namanya Ina," ungkap kuasa hukum Cut Tari, Hotman Paris Hutapea, saat ditemui di Kantor Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di Jakarta, Kamis (12/8/2010).

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Hotman, polisi juga memutar video yang menggemparkan itu di hadapan keduanya. Kemudian, polisi pun mencecar keduanya dengan sejumlah pertanyaan, terutama terkait tokoh yang ada dalam video porno tersebut.

"Video itu dihidupkan dan ditanya, 'Itu kamu (Ariel) bukan?'. Ternyata Ariel tetap tidak mengakui bahwa itu dia. Kata Ariel, 'Itu bukan saya, saya tidak melakukan hubungan itu dan saya tidak punya perasaan dengan dia'," cerita Hotman menirukan ucapan Ariel. 

"Ariel sambil senyum-senyum saat menjawab itu," tambah Hotman.

Terkait video tersebut, Cut Tari secara terbuka telah mengakui bahwa dialah perempuan dalam video itu dan membenarkan bahwa pria itu adalah Ariel.

Sikap Nazriel Irham alias Ariel yang keukeuh tidak mengakui perbuatannya membuat Cut Tari sedih. Sikap yang ditunjukkan Ariel tak jantan, padahal secara terbuka dirinya telah mengakui perbuatan tak terpuji tersebut kepada publik.

"Ya sedih. Saya sedih banget, apalagi dengan statement dia seperti itu. Dengan jawaban dia yang masih tidak ada pengakuan, tidak kenal, dan tidak ada rasa cinta kepada saya. Kalau masalah perasaan sebagai perempuan, Anda juga bisalah merasakan bagaimana," beber Tari sambil menahan tangisnya saat ditemui di Kantor Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Jakarta, Kamis (12/8/2010).

Rabu (11/8/2010) kemarin, pihak penyidik Mabes Polri telah mempertemukan Ariel dan Cut Tari untuk mempertegas siapa pelaku dalam video seks yang menghebohkan itu.
(kompas)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dengar informasi mengenai Tangerang melalui Radio Tangerang