Connect With Us

Dibuat Pusing Pemkab, Kerjasama TPST Ciangir Dibawa Ketingkat Tinggi

| Selasa, 31 Agustus 2010 | 10:07

Truk Sampah (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Ciangir Tangerang akan dijadikan tempat pembuangan akhir (TPA) regional yang bisa digunakan lintas daerah.

Dengan demikian, pembiayaan proyek ini akan menjadi tanggungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bahruna mengatakan, rencana menjadikan TPST Ciangir menjadi TPA regional karena lokasi dan luas lahan TPST Ciangir tergolong cukup besar.

Dari lahan seluas 98 hektare, Pemprov DKI hanya menggunakan setengahnya sehingga sangat disayangkan jika sisa lahannya menganggur. Atas dasar itulah,TPST Ciangir dijadikan TPA regional yang bisa dimanfaatkan Pemerintah Banten, Bogor, Depok, dan daerah sekitar Jakarta.

”Kami sudah mengupayakan penyelesaian final bagi proyek TPST Ciangir ini.Saya sudah lakukan lobi dengan Kementerian PU sehingga mereka memutuskan menjadikan TPST ini menjadi TPA Regional yang pembangunannya juga dibiayai Kementerian PU,” kata Eko Bahruna.

Eko menyatakan, bentuk kerja sama ini akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi yaitu antarprovinsi sehingga perundingannya Pemprov DKI tidak lagi dengan Pemkab Tangerang, tapi dengan Pemprov Banten.

Meski demikian, perjanjian kerja sama ini tidak perlu diulang dari awal dan tinggal melanjutkan. ”Kami akan usahakan ada pembicaraan antara Kementerian PU, Pemprov DKI,dan Pemprov Banten membicarakan proyek TPA regional ini setelah Lebaran. Target kami,akhir 2010 pembicaraan perjanjian sudah capai final sehingga lelang pengerjaan proyek bisa dilakukan awal 2011,”ungkapnya.

Eko mengatakan, tidak tercapainya kesepakatan pengadaan proyek TPST Ciangir karena Pemkab Tangerang mengajukan teknologi yang lebih mahal setelah nota kesepahaman tertulis sudah ditandatangani. Pemprov DKI belum menyetujui penggunaan teknologi tersebut karena keterbatasan APBD yang dapat digunakan dalam penanganan sampah di DKI Jakarta ini.

”Pemprov DKI juga masih harus dibebani biaya ongkos angkut sampah ke Tangerang, akan semakin mahal biaya yang mesti dibayar oleh Pemprov DKI Jakarta jika menyetujui penggunaan teknologi canggih tersebut,”keluhnya. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Taufik Hadiawan mengatakan, pembangunan TPST Ciangir menguntungkan Pemprov DKI maupun Pemkab Tangerang.

Rencana menjadikan TPST Ciangir sebagai TPA regional salah solusi untuk mengurangi beban biaya dari Pemprov DKI.”Kerjasamamembangun TPST ini kan tidak ada yang dirugikan. Justru kedua daerah diuntungkan. Kalau Tangerang tidak bersedia atau membandel seperti itu, harus ada ketegasan dari DKI,”ujarnya.(dira)
 
 
HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
DLHK Kabupaten Tangerang Terima 51 Aduan Pencemaran Lingkungan, Paling Banyak Bakar Sampah

DLHK Kabupaten Tangerang Terima 51 Aduan Pencemaran Lingkungan, Paling Banyak Bakar Sampah

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:45

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 51 kasus dugaan pencemaran lingkungan diadukan oleh masyarakat.

KOTA TANGERANG
Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 | 12:41

Tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill