Connect With Us

Gading Serpong - BSD Segera Menyatu

| Sabtu, 13 Agustus 2011 | 15:24

Summarecon (tangerangnews / dira)


TANGERANG
-Pertumbuhan sektor properti di wilayah Serpong, Tangerang, dalam beberapa tahun terakhir sangat pesat. Bahkan dalam waktu dekat kedua kawasan yang menjadi sentra properti yaitu Gading Serpong dan BSD akan segera menyatu. 

Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Benyamin, mengatakan, sejak membuka Summarecon Mall Serpong (SMS) tahun 2007 silam, pihaknya telah  menargetkan akan ada penambahan SMS tahap kedua baru enam atau tujuh tahun kemudian. Tapi ternyata tahun 2011 sudah bisa terlaksana.

Pertumbuhan sektor properti di Serpong kata Benyamin, benar-benar di luar dugaan. Menurut dia, peran pengembang dalam mengembangkan kawasan itu sangat berperan dalam memajukan wilayah Serpong. "Lihat saja Alam Sutera, BSD, dan Summarecon, seperti berlomba-lomba dalam membangun properti. Mulai dari perumahan, hotel, ruko, hingga apartemen," ucapnya.

Tidak itu saja, pengembang juga kini melirik bisnis properti rumah sakit dan sekolah. Semakin lengkap fasilitas sosial dan umum yang tersedia, maka semakin laku pula unit properti yang dijual. "Seperti proyek apartemen baru kami yang dibvangun awal 2011, dalam satu hari bisa terjual hingga 560 unit," katanya.

Saking pesatnya pembangunan, pihak pemkab Tangerang juga telah membuat RUTR untuk kawasan Gading Serpong dan BSD. Kedua kawasan itu akan segera menyatu dalam tempo yang tidak lama lagi. "BSD sedang mengembangkan proyek, kami juga. Karena ini melibatkan beberapa kecamatan, maka diperlukan investasi yang besar," tandasnya.

Menurut Benyamin, pertumbuhan sektor properti terbesar di Indonesia ada di Serpong. "Pertumbuhan penjualan sangat pesat. Dan itu akan diikuti pertumbuhan pasokan baru," ujarnya.

Seperti di Alam Sutera, kurang dari dua tahun terakhir terus melakukan ekspansi. Tidak saja proyek perumahan dan ruko yang dikembangkan, tapi juga perkantoran, mal,  hotel, dan universitas. Bahkan bagi para penikmat kuliner, di Alam Sutera kini terdapat sejmlah restoran terkenal.

Namun yang menjadi kendala saat ini adalah jalan utama daerah itu yaitu Jalan Raya Serpong menjadi macet, mulai dari pagi hingga sore hari. Kabid Lalu Kintas Dishub Tangsel Wijaya Kusuma, mengatakan pertumbuhan properti di Serpong sangat mempengaruhi kepadatan lalu lintas.

"Beberapa tahun lalu Jalan Raya Serpong masih lancar. Tapi sekarang biarpun sudah diatur tetap macet. Karena jumlah warga di perumahan semakin banyak," ucapnya.

Karena itu menurut Wijaya, kemacetan yang terjadi di wilayah Serpong, juga disebabkan oleh kiprah pengembang yang terus mengembangkan proyeknya. "Karenanya untuk mengurai kemacetan yang ada, harus ada sinergi bersama. Tidak bisa dilimpahkan kepada kami," tandasnya.(DRA)

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill