Kamis, 23 Oktober 2014

 
 
Selasa, 6 Desember 2011 19:50 WIB
Dibaca : 67618
 

Sertifikat Warga Digadai, Lurah di Tangsel Divonis 10 Bulan

Kejaksaan Negeri Tangerang tangerangnews / dens
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
TANGERANG-Lurah Kedaung, Pamulang. Kota Tangsel bernama Amir Ramli divonis  bersalah 10 bulan penjara karena diduga menggelapkan sertifikat tanah seluas 3.020 meter persegi milik 27 Kepala  Keluarga (KK) di Kampung Bulak Wangi RT 02/RW 013, di Kedaung, Pamulang.

Amir disangka telah menggadaikan sertifikat warga ke Bank Tabungan Negara (BTN) Tangerang. Sidang yang diketuai oleh Puji Tri Rahadi  akhirnya wajib menyerahkan sertifikat warga tersebut.

“Melalui bukti-bukti dan saksi-saksi dalam sidang selama ini. Hakim memutuskan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan penggelapan sertifikat tanah. Karena itu pembelaan atau pledoi terdakwa ditolak oleh,” terang Puji di Pengadilan Ngeri (PN) Tangerang, Selasa (6/12).
 
Lurah Amir Ramli melalui Nomor Perkara 10075/PP 2011 tersebut divonis melanggar pasal 372 KUHP yaitu terbukti melakukan tindak pidana penggelapan sertifikat warga. Dan karena itu berkewajiban menyerahkan sertifikat warga tersebut.
Amir pun  menerima putusan majelis tersebut.

Vonis tersebut sama dengan tuntutan Jaksa sebelumnya, yakni selama 10 bulan pejara. Sertifikat tanah itu senilai Rp 1,5 miliar yang diagunkan di BTN pada 14 Agustus 2009 dan jatuh tempo pembayarannya pada 14 Agustus 2011 lalu. “Tapi, karena dalam proses hukum, maka sertifikat tersebut tetap dalam pengawasan hukum. Sehingga tidak ke mana-mana,” kata Jaksa Milla. (SUM)

 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
Minggu, 28 September 2014 19:06 WIB
Airin Disarankan Tetap Bersama Benyamin
 
 
Selasa, 23 September 2014 19:06 WIB
Bantuan Rp100 M Ditolak DPRD DKI, Wali Kota Tangerang Nyerah
 
 
 
Kamis, 23 Oktober 2014 13:11 WIB
Lima Kontrakan Ludes Terbakar
 
 
Rabu, 22 Oktober 2014 20:22 WIB
43.768 Warga Tangsel Belum e-KTP