Connect With Us

Turap Anak Kali Sabi Ambrol, Rusak Jembatan Cibodas

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 18 Januari 2012 | 20:19

Tanggul Kali Sabi yang jebol. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS.com-Turap anak Kali Sabi yang berada di lingkungan RT 1/10, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, ambrol akibat hujan deras yang kerap mengguyur wilayah tersebut.

Ambrolnya turap tersebut juga membuat jembatan penghubung Jalan Gede Raya dengan Jalan Kiasnawi terasa goyang ketika dilewati.

 Menurut Rahmat, Ketua RT 01/10 Cibodasari, peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/1) lalu, saat hujan deras. Sebagian warga yang akan melaksanakan Sholat Magrib tiba-tiba mendengar suara gemuruh. “Warga kaget. Saat dicari sumber suaranya, ternyata warga melihat turap Kali Sabi ambrol, tepatnya di jalan Gede Raya Ujung,” katanya, Rabu (18/1).

 Tak hanya itu, ambrolnya turap juga mengakibatkan kerusakan pada jembatan penghubung Jalan Gede Raya dengan Jalan Kiasnawi. “Saat dilewati warga, jembatan terasa goyang. Saya khawatir jembatan itu rubuh,” tambah Rahmat.

 
 
Rahmat menjelaskan, sebelumnya warga telah mengajukan perbaikan turap tersebut setiap tahun sejak tahun 1997 melalui musrembang Kelurahan. Namun hingga kini belum ada tindakan apapun dari Pemerintah Kota Tangerang.

 “Kita sudah sering kali memintaperbaikan tapi tidak pernah ada realisasinya. Hari ini, kita mengadukan lagi permasalahan ini melalui surat tertulis Lurah Cibodasari, Camat Cibodas, Dinas PU Kota Tangerang, Bappeda Kota Tangerang, Komisi IV DPRD Kota Tangerang dan Walikota Tangerang,” katanya.

 Ia berharap Pemkot segera memperbaiki turap Kali Sabi dan jembatan Jalan Gede Raya karena dikhawatirkan akan merugikan warga setempat. “Saat ini cuaca sering hujan, kalau Kalu Sabi banjir dan mengikis tanah di bagian yang ambrol, akan terjadi longsor. Bahwkan jembatan juga bisa ambruk sehingga memutus akses jalan,” ungkap Rahmat.

 Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang M Sjaifuddin Z Hamadin mengatakan pembangunan turap dan jembatan tersebut memang dirasa sangat urgent. Menurutnya Pemkot Tangerang dapat menggunakan alokasi dana penanggulangan bencana pada APBD 2012 untuk memperbaikinya. “Kalau tidak mungkin akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2012 untuk bidang infrastruktur,” katanya.(RAZ)

 

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill