Connect With Us

Apindo Kota Tangerang Siap Cabut PTUN

| Kamis, 2 Februari 2012 | 16:07

Ketua Apindo Kota Tangerang yang juga anggota DPRD Kota Tangerang Gatot Purwanto saat merokok di ruang kerja DPRD Kota Tangerang. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG- Gatot Purwanto, Ketua Apindo Kota Tangerang, mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan mencabut gugatan di PTUN Serang. "Kurang dari seminggu ini kami cabut. Sekarang kami konsolidasi dulu," ujarnya, Kamis (2/2).

Mengenai kekhawatiran buruh, akan ada banyak pengusaha yang mengajukan permohonan penangguhan penerapan UMK dan UMS, kata Gatot, buruh harus menerimanya. Karena masalah itu sudah diatur dalam UU Perburuhan.

"Sesuai mekanisme yang ada, permohonan penangguhan bisa diajukan dalam tempo tiga bulan setelah UMK itu diterapkan," ucapnya.

Mengenai ada berapa perusahaan yang hendak mengajukan permohonan penangguhan, kata Gatot, dirinya belum tahu persis. "Tapi dari pembicaraan lisan, dari 250 anggota kami, ada sekitar 50 perusahaan yang mau mengajukan penangguhan," ucapnya.

Sebelum ada putusan resmi, maka kata Gatot, pihak perusahaan akan tetap membayar gaji buruh sesuai UMK 2011.(DRA)
  
AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill