Connect With Us

Wahidin Akhirnya Raih Gelar Doktor

| Senin, 20 Mei 2013 | 18:04

Wahidin Halim (tangerangnews / dens)

 
TANGERANG-Wali Kota Tangerang Wahidin Halim yang sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai wali kota untuk menjadi calon anggota DPR RI kini meraih gelar Doktor dalam ilmu Administrasi Publik pada Universitas Padjadjaran Bandung.
 
Wahidin dengan disertasinya yang berjudul    "Implementasi Kebijakan Penataan Bantaran Sungai Cisadane di Kota Tangerang" disidang terbuka oleh senat Guru Besar Universitas Padjadjaran yang diketuai oleh Prof. H.A.Djadja Saefullah, Drs. MA bertempat di Aula Universitas Padjadjaran, Jalan. Dipati Ukur Bandung berjalan selama dua jam, Senin (20/5).
 
Dalam rilis  yang dikirim Bagian Humas dan Protokoler Kota Tangerang kepada redaksi www.TangerangNews.com, diceritakan, bahwa Wahidin dihujani berbagai pertanyaan oleh para penguji yang berjumlah enam orang.
 
Wahidin juga diminta menjelaskan mengenai disertasinya itu. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa kebijakan penataan bantaran kali Cisadane masih memperlihatkan perbedaan kepentingan.
 
Pihak Pemerintah yang berkepentingan untuk menata sungai menjadi beranda muka, berbeda dengan kepentingan Pemerintah daerah yang di daerah hulu. Demikian dipaparkan Wahidin Halim.
 
Dalam sidang terbuka yang dihadiri oleh kakak kandungnya yang juga Mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, Wakil Wali Kota Tangerang H.Arief R Wismansyah, Sekretaris Daerah Kota Tangerang H.M. Harry Mulya Zein serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang itu, nampak Wahidin Halim dapat menjawab dengan tenang dan pasti setiap pertanyaan yang diajukan para penguji tersebut.
 
Bahkan salah satu penguji menyatakan bahwa Wahidin Halim sangat memahami sekali persoalannya secara detail sehingga ada baiknya dapat dijadikan usulan dan saran untuk Wali Kota yang akan menggantikannya.
 
Penelitian dengan metode kualitatif serta menggunakan teori Grindle sebagai panduan penelitiannya ini menyoroti pada sisi ketidakefektifan implementasi kebijakan terkait dengan tidak adanya komitmen para pemangku kebijakan terutama pihak-pihak yang memiliki otoritas terhadap penataan sungai Cisadane.
 
Hal ini disebabkan lemahnya power dari pemegang kebijakan dalam implementasi kebijakannya termasuk resource dan komitmen, ketaatan dan responsivenes yang rendah dari para pemangku kepentingan.
 
Usai sidang terbuka senat Unpad promosi doktor tersebut, langsung diumumkan oleh Ketua Sidang dan menyatakan bahwa dari keseluruhan nilai yang didapat Wahidin Halim mendapatkan predikat judisium Cum Laude dan berhak mencantumkan gelar Doktor. (HMS)
 

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Bocah 18 Tahun Bawa Dump Truck Tabrak Satu Keluarga di Cikupa, Ibu Tewas 2 Balita Luka

Bocah 18 Tahun Bawa Dump Truck Tabrak Satu Keluarga di Cikupa, Ibu Tewas 2 Balita Luka

Selasa, 9 Juni 2026 | 22:09

Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit dump truck dan sepeda motor matic terjadi di Jalan Raya Serang KM 20, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Senin 8 Juni 2026, malam.

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill