Jum'at, 31 Oktober 2014

 
 
Kamis, 6 Juni 2013 20:04 WIB
Dibaca : 1573
 

Sengketa Lahan Alam Sutera, FPI Bentrok dengan Satpam

Bentrok Alam Sutera tangerangnews / rangga
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A


TANGERANG-Ribuan massa ormas Front Pembela Islam (FPI) bentrok dengan satpam serta orang berbadan tegap dari pengembang elite Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel pada  Kamis (6/6).

Hal ini dipicu sengketa lahan Alam Sutera di Kampung Paku Alam, Kecamatan Serpong, Tangsel.

Bentrokan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ribuan masa FPI dengan membawa kayu dan bambu hendak mempertahankan tanah milik warga seluas 2,5 hektare yang dituding diserobot oleh pengembang Alam Sutera.

Awalnya polisi yang dibantu puluhan satpam Alam Sutera hendak membubarkan massa, namun mereka mendapat perlawanan.

Kedua kubu pun saling lempar batu hingga bentrokan terjadi. Polisi pun akhirnya beberapa kali menembakkan gas air mata.

Ketua FPI Kabupaten Tangerang Habib Muh mengatakan, pihaknya ingin membela warga pemilik tanah yang diserobot pihak Alam Sutera.

Menurutnya, pemilik tanah punya sertifikat dan tidak pernah dijual, namun tiba-tiba saja dibangun oleh pengembang.

"Kita turun untuk membantu warga yang dizolomi pengusaha Alam Sutera. Mereka tidak punya modal, jadi tidak bisa menyewa pengacara. Kita minta sengketa tanah disurus secara adil melalui jalur hukum," katanya.

Habib Muh juga tidak ingin bentrokan terjadi dan menyelesaikan permasalahan dengan cara baik-baik. Namun dia menuding Alam Sutera menggunakan cara premanisme.

"Mereka dibekingi preman, jadi kita lawan. Kalau tidak diselesaikan secara hukum, kita akan kerahkan masa lebih besar lagi sekitar 5000 orang," tukasnya.

Ribuan masa ini sempat membubarkan diri setelah berunding dengan polisi. Namun bentrokan kembali terjadi. Satu satpam dikabarkan terluka di bagian kepala akibat bentrokan itu. Sementara enam anggota ormas FPI diamankan polisi. (RAZ/DRA)

 
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:03 WIB
Wali Kota Setuju Pembentukan Pokja RTH
 
 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
 
Jum'at, 31 Oktober 2014 12:17 WIB
Pemalsu AJB ditangkap, Tembus Rp500 Juta dari Bank
 
Kamis, 30 Oktober 2014 19:19 WIB
Mutasi di Kabupaten Tangerang, Arsid Digeser
 
Kamis, 30 Oktober 2014 18:12 WIB
Prajurit TNI Harus Sehat dan Semangat
 
Kamis, 30 Oktober 2014 17:39 WIB
2.000 Miras Ilegal Dimusnahkan
 
Kamis, 30 Oktober 2014 15:08 WIB
Menantu Fatimah Ajukan Banding