Connect With Us

Habis Menyodomi, Aris Dibacok di Sepatan

| Senin, 5 Desember 2011 | 18:16

| Dibaca : 29157

Aris Nuryanto saat di rawat di RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Seorang pemuda bernama Sobirin,23, nekat membacok Aris Nuryanto, 36, pasangan homonya setelah selesai menyodomi pelaku di rumah korban yang terletak di Perumahan Permata Sepatan Blok D23 No.2 RT 10/5, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang Senin (5/12).

Beruntung Aris tidak sampai tewas akibat bacokan dikepalanya tersebut.  Sobirin mengaku, sakit hati karena sering dipaksa untuk disodomi melalui lubang pusarnya. Menrut Sobirin, peristiwa itu berawal ketika Aris mengajak Sobirin menginap di rumahnya. “Saya dendam mas, habis sering disodomi dibagian pusar saya,”katanya, hari ini. 
 
Karena itu, sehabis melakukan hubungan abnormal itu, Sobirin langsung mengambil sebilah golok di dapur. Sementara Aris yang masih dalam posisi tengkurap di ranjang. Tanpa pikir panjang, Sobirin langsung membacok bagian kepala belakang Aris beberapa kali.
 
Kapolsek Sepatan AKP Sunaryo mengatakan, Aris memang memiliki kelainan seksual. Ia kerap berhubungan intim lewat pusar Sobirin. Karena perutnya sakit, “Sobirin sempat menolak, tapi Aris terus memaksanya,” kata Kapolsek.
 
 Sobirin pun merasa kesal dipaksa memuaskan Aris. Kemudian mereka sempat cek-cok mulut. Akhirnya Sobirin mengambil golok di dapur. Ia langsung membacok bagian belakang kepala dan leher Aris ketika tidur. “Korban sempat teriak Allahu Akbar Allahu Akbar! Tapi dia tidak bisa melawan hingga ia pingsan. Pelaku lalu melarikan diri,” tambah Kapolsek.
 
Kapolsek mengatakan, peristiwa itu diketahui tetangga korban sekitar Pukul 05.30 WIB. Mereka mendengar suara korban yang meminta tolong. “Ketika msuk ke rumah korban, para tetangga melihat korban sudah bersimbah darah di kasurnya. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang,” terangnya.
 
 Penangkapan pelaku sendiri berawal dari keterangan tetangga korban yang melihat pelaku sempat menginap di rumah korban. Dari pengembangan informasi tersebut, diketahui pelaku tinggal tidak jauh dari rumah korban. “Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Ketika itu ia sempat berpura-pura sedang tidur di rumahnya,” terang Kapolsek.
 
 Saat diamankan di Polsek Sepatan, Sobirin mengaku telah menjalin hubungan dengan Aris sejak tiga bulan lalu. Ia pertama kali kenal dengan Aris di pabrik pelebur besi tempat mereka bekerja. “Saya sering menginap di rumah Aris dan sudah berhubungan intim lebih dari lima kali. Saya dikasih uang jajan dan rokok kalau mau melayani dia,” katanya.
 
Sementara bibi korban, Subianti, 42, menjelaskan bahwa Aris telah menikah dengan Yuli dan sudah memiliki dua orang anak. Istrinya memang tidak tinggal di rumahnya karena kerja di Bogor. Anak pertamanya Lili, 10, tinggal bersama ibunya, Sedangkan anak keduanya Davi, 5, dititipkan di rumah kakeknya di Jawa Tengah. “Aris memang tinggal sendiri karena istrinya sudah satu tahun tugas di Bogor. Saya tidak tahu soal dia suka sesame jenis, karena dia sudah punya anak dua,” ungkapnya ketika ditemui di ruang IGD RSUD Kabupaten Tangerang.(RAZ)
 

TEKNO
Pengguna Android Terancam Dimata-matai

Pengguna Android Terancam Dimata-matai

Kamis, 18 Agustus 2016 | 11:45

TANGERANGNews.com - Firma keamanan Lookout menemukan bug pada Android KitKat ke atas. Ini berpotensi menyerang 80 persen perangkat Android yang beredar di pasaran.

KAB. TANGERANG
Rumah Pengoplos Gas Bersubsidi di Mauk Digerebek Polisi Tangerang

Rumah Pengoplos Gas Bersubsidi di Mauk Digerebek Polisi Tangerang

Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:00

TANGERANGNews.com-Rumah tempat pengoplosan gas elpiji 3 Kg di Kampung Kebon Baru, Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, digerebek aparat Polresta Tangerang, Selasa (16/8/2016)‎. Dari penggerebekan tersebut polisi mengamankan lima orang d

OPINI
7 Strategi Menuju Sukses Pendiri Facebook yang Bisa Ditiru Anda

7 Strategi Menuju Sukses Pendiri Facebook yang Bisa Ditiru Anda

Senin, 1 Agustus 2016 | 09:31

TANGERANGNews.com- Rabu lalu, Facebook baru saja mengeluarkan laporan keuangan untuk kuartal II tahun ini dan menorehkan angka yang positif. Dari hasil kinerja tersebut, harga saham perusahaan mencetak nilai tertinggi dalam sejarah.

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance