Connect With Us

Selang dan Regulator non SNI Beredar di Kota Tangerang

| Selasa, 6 Juli 2010 | 17:09

| Dibaca : 16374

Sidak aksesoris kompor gas elpiji. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANGNEWS-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Tangerang melakukan sidak aksesoris tabung gas seperti selang dan regulator yang dijual di beberapa toko dan pusat perbelanjaan, hari ini.
 
Dari hasil sidak tersebut, telah ditemukan beberapa produk yang tidak belogo Standart Nasional Indonesia (SNI) yang berindikasi menjadi penyebab ledakan tabung gas.
 
Sidak pertama dilakukan di Pasar swalayan Carefour Cikokol di Jl. M.H Thamrin, Kota Tangerang. Di sana Tim monitoring Disperindagkop menemukan puluhan regulator dan selang tabung gas yang  ada logo SNI tetapi tidak ada kepala regularornya sebagaimana peraturan Nasional.
 
“Logo SNI Cuma tertera di kemasan produk, tapi tidak ada pada selang dan regulatornya. Yang memenuhi standart seharusnya terdapat logo SNI yang dicetak timbul pada produk,” ungkap Kepala Disperindagkop Kota Tangerang Rina Hernaningsih di sela-sela sidak.
 
Rina mengatakan, ketika produk tak ber-SNI dibandingkan dengan yang ber-SNI, secara fisik memang tidak beda. Namun dari harga, produk tak ber SNI memang lebih murah.
 
Seperti di Carefour Cikokol, untuk selang dan regulator tak ber-SNI dijual seharga Rp 89 ribu, sedangkan untuk yang ber SNI dijual seharga Rp125 ribu. “Meski demikian, produk tak ber-SNI tidak memiliki jaminan atau tidak berstandar  keamanan,” papar Rina.
 
Kemudian, sidak berlanjut ke toko-toko yang menjual peralatan dapur di Pasar Anyar. Toko yang diperiksa yakni, Sabar-Subur, Asian Pasifik, Power dan Star. Dari emat toko yang diperiksa, toko Star kedapatan menjual selang dan regulator tabung gas tak ber-SNI.
 
Menurut Rina, selang dan regulator tak ber-SNI tersebut nanti akan dibawa untuk diuji coba kelayakannya di Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.
 
Sedangkan jika nanti terbukti tidak layak, kata dia, pihaknya akan menarik produk tersebut dari toko yang menjual.“Kita akan menarik produk tak ber-SNI karena berpotensi menjadi penyebab ledakan tabung gas yangs ekarang ini sedang marak terjadi. sangat berbahaya juga jika nanti dibeli masyarakat,” terangnya.
 
Wali Kota Tangerang Wahidin Halim menyatakan, pihaknya menghimbau kepada dinas terkait agar bisa terus meneliti aksesoris kompor gas elpiji, dengan tujuan agar masyarakat bisa terselamatkan dari bahaya ledakan kompor gas. Meski begitu, dirinya juga menyarakan agar masyarakat berhati-hati dan mengikuti aturan pemasangan gas elpiji. “Sebab tidak menutup kemungkinan ledakan tabung gas bukah hanya dikarenakan produknya yang tidak memenuhi standar, tetapi juga karena kelalaian orangnya,” tandasnya. (rangga zuliansyah) 
SPORT
Atlet Brasil Dilamar Oleh Pacar Sejenisnya Saat Olimpiade Rio

Atlet Brasil Dilamar Oleh Pacar Sejenisnya Saat Olimpiade Rio

Jumat, 12 Agustus 2016 | 11:12

TANGERANGNews.com – Isadora Cerullo dan rekan-rekannya di tim rugbi Brasil, memang ‘gatot’ alias gagal total di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Namun akhir pahit Cerullo justru berubah manis ketika atlet berusia 25 tahun itu, dilamar pacarnya di Stadion De

AYO! TANGERANG CERDAS
BCA Gelar Pelatihan Guru di Tangerang

BCA Gelar Pelatihan Guru di Tangerang

Jumat, 5 Agustus 2016 | 01:00

TANGERANGNews.com- Puluhan guru tingkat SMP dan SMA Negeri mendapat pelatihan pendidikan dari Bank BCA di Kriyad Hot, Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (4/8/2016).

HIBURAN
Telan Rugi Rp 65 M, David Beckham Jual Rumah Berhantu?

Telan Rugi Rp 65 M, David Beckham Jual Rumah Berhantu?

Jumat, 19 Agustus 2016 | 14:00

TANGERANGNews.com– David Beckham dan Victoria sudah habis-habisnya merenovasi rumahnya itu. Ternyata rumah itu disebut berhantu.

WISATA
Summarecon Mal Serpong Gelar Festival Kuliner Khas Jawa Timur

Summarecon Mal Serpong Gelar Festival Kuliner Khas Jawa Timur

Jumat, 12 Agustus 2016 | 20:23

TANGERANGNews.com-Pergelaran Festival Kuliner Serpong kembali digelar di pelataran parkir Summarecon Mall Serpong (SMS) Kabupaten Tangerang. Event tahunan yang kali ini mengambil tema kuliner khas Jawa Timur itu, digelar mulai hari ini (12/8/2016) hingga

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance