Connect With Us

2013, DPRD Kota Tangerang Targetkan 22 Perda

| Jumat, 15 Maret 2013 | 18:06

| Dibaca : 650

Herry Rumawatine Ketua DPRD Kota Tangerang (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Pemkot dan DPRD Kota menargetkan pembuatan 22 peraturan daerah (Perda) dalam Program legislasi daerah (Prolegda) tahun 2013. Dari 22 perda tersebut, sebanya 19 perda diusulkan eksekutif dan tiga perda lainnya inisiatif DPRD.

"Perda itu termasuk beberapa peraturan daerah yang rutin setiap tahun di antaranya seperti Perda tentang APBD, LKPJ, LPJ, APBD Perubahan dan lain-lain," Kata Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine, Jumat (15/3).

Sementara untuk tiga 3 perda inisiatif DPRD, Herry menyebutkan diantaranya adalah perda tentang Wajib Diniyah, Perda tentang Penghapalan Al Quran, serta Perda tentang Perlindungan Anak dan Perempuan.

“Saat ini ketiga Perda itu masih dalam kajian badan legislasi (Banleg) DPRD Kota Tangerang,” tambahnya.

Banleg DPRD akan mempersiapkan naskah akademiknya dan kemudian akan melalui tahapan-tahapan rapat paripurna bersama Pemkot Tangerang hingga akhirnya dapat disahkan menjadi Perda.(RAZ)
SPORT
30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

Minggu, 9 April 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 30 tim SSB di Jabodetabek ikut dalam Liga Sepak Bola usia dini bertajuk dini bertajuk 'Angkasa Pura II -Indonesia Junior League' . Liga tersebut resmi digelar Minggu (9/4/2017) pagi di Lapangan Bandara Internasional Soekarno-Ha

BISNIS
Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Kamis, 30 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Apple membangun pusat riset di Green Office Park, BSD City, Tangerang, Banten. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari persyaratan Pemerintah yang mewajibkan untuk pemasaran iPhone di Indonesia.

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor