Connect With Us

Urus Izin, BP2T Tangsel Buka Pelayanan Keliling

| Jumat, 30 November 2012 | 19:03

| Dibaca : 1089

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat membuka Tangsel Expo dan Job Fair. (tangerangnews / dira)



TANGERANG
-Mengurus perizinan tak selalu harus datang ke kantor. Mulai Desember 2012, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tangsel membuka pelayanan mobile.
    Kepala BP2T Kota Tangsel Dadang Sofyan mengatakan, pelayanan keliling ini, khusus untuk penyerahan berkas perizinan. "Kalau untuk pengambilan sertifikat izin dan penerbitannya, tetap harus di kantor," kata Dadang, Jumat (30/11).
    Hari itu, Dadang secara simbolis menerima kunci mobil pelayanan perizinan keliling dari Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.
Kunci itu, diserahkan dalam acara Gebyar HUT keempat Kota Tangsel yang dihelat di lapangan Sunburst, BSD City, Serpong, Jumat (30/11).
    Pembukaan pelayanan keliling tersebut, kata Dadang, guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan yang mobile, katanya adalah sistem jemput bola bagi warga yang akan mengurus izin. Sehingga, tak ada alasan warga tak sempat mendatangi kantor BP2T untuk mengurus izin.
"Nanti kita akan buat jadwal, misalnya suatu hari kita Kecamatan Pondok Aren, di mal, atau pusat keramaian lain," jelasnya.
    Semua jenis perizinan, bisa dilayanani di mobil pelayanan tersebut. Tapi, bentuk pelayanan hanya pada penyerahan berkas dan pendaftaran. "Kalau penerbitan izin kan harus tanda tangan basah kepala BP2T. Masak, saya harus ikut di mobil setiap hari," katanya sambil tersenyum.

    Jika berkas lengkap, lanjut Dadang, pemohon izin tinggal menunggu panggilan untuk mengambil sertifikat perizinan ke kantor. Jika tidak, berkas dilengkapi untuk kemudian izin diterbitkan. "Di mobil pelayanan keliling, komputernya kita seidakan dua. Untuk meng-input data dua jenis perizinan berbeda," terangnya.
    Pertama, izin yang bersifat bangunan dan kedua izin bersifat kesejahteraan sosial (kesra). Izin mendirikan bangunan (IMB), baik untuk hunian atau bisnis masuk pada jenis perizinan pembangunan. Sedangkan izin kesra terdiri dari 13 item. "Salah satunya, SIUP dan TDP. Pelayaanan di mobil yang sama, cuma input di komputer berbeda," paparnya.
    Selain sarana, papar Dadang, sumber daya manusia (SDM) juga sudah disiapkan. BP2T, khusus menyediakan SDM untuk menjaga pelayanan keliling tersebut. "Mudah-mudahan, di bulan Desember ini,  operasional pelayanan keliling bisa maksimal," tuturnya. 
SPORT
Rossi Berikan Trofi Jerez ke Anak Pengidap Kanker

Rossi Berikan Trofi Jerez ke Anak Pengidap Kanker

Jumat, 29 April 2016 | 09:52

Pun begitu, Rossi tampaknya tidak lantas menempatkan trofi kemenangan di Jerez itu pada satu tempat khusus di lemari koleksinya. Ia justru memberikannya kepada Lorenzo, seorang bocah pengidap kanker yang menjadi pasien rumah sakit anak di Parma.

KOTA TANGERANG
Bikin Macet, Parkir Liar di depan Univeritas Muhammdiyah Tangerang Dikeluhkan

Bikin Macet, Parkir Liar di depan Univeritas Muhammdiyah Tangerang Dikeluhkan

Jumat, 29 April 2016 | 18:31

"Kalau lewat situ jadi susah. Jalan yang biasa untuk dua mobil jadi cuma muat satu mobil. Kalau pas jam-jam sibuk makanya sering macet," katanya, Jumat (29/4/2016).

TANGSEL
Dana Desa Rp 630 Juta Jangan Diserahkan ke Kontraktor

Dana Desa Rp 630 Juta Jangan Diserahkan ke Kontraktor

Jumat, 29 April 2016 | 12:00

TANGERANG-Dana desa 2016 akan berkontribusi mengurangi sebanyak 6,56 persen masyarakat miskin di desa. Target tersebut dapat terjadi jika tidak ada kesalahan dalam tata kelola keuangan oleh Kepala Desa.

"Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu - satunya yang benar - benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri."

- R.A. Kartini -