Connect With Us

Sabu Dalam Sabun Batangan, Gagal Diselundupkan dari Nigeria

| Jumat, 9 Desember 2011 | 15:33

Sabu dalam sabun batangan. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 270 gram senilai Rp540 Juta yang dikirim melalui perusahaan jasa titipan. Penggagalan penyelundupan itu terjadi pada Rabu (7/12/2011) sekitar pukul 12.00 WIB.
 
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Oza Olavia mengatakan, paket terebut dikirim dengan mengatasnamakan pengirim bernama Chinedu N, Promise Plaza, Lagos Nigeria. “Dan, akan dikirim ke seseorang berinisial Zul yang ada di Makasar Sulawesi Selatan. Modus operandinya yakni dengan memasukan sabu ke dalam sabun batangan,” terang Oza, Jumat (9/12/2011).
 
Pada data pengiriman, memang pelaku menuliskan bahwa barang di dalam paket tersebut adalah berisi sabun. “Mereka menulisnya pada dokumen pemberitahuan berupa Soaps with document for samples sebanyak 12 pcs,” ujar Oza.

 Kronologis penindakan,  berdasarkan analisa intelijen bahwa ada  barang kiriman dari Afsel, dilakukan pendalaman di lapangan dan ditemukan paket tersebut, kemudian karena kiriman via perusahaan jasa titipan, petugas melakukanpemeriksaan. “Kami lalu membelah sabun itu. Ternyata di dalammnya ada alumunium foil yang berisi kristal bening yang belakangan di dalam alumunium foil itu diketahui positif sabu. Ini sulit tidak tembus di periksa sinar –x, samar-samar saja terlihatnya,” terangnya.  
 
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta lalu berkoordinasi dengan petugas Badan Narkotika Nasional. “Namun, saying sepertinya pelaku sudah mengetahui barang tersebut telah diketahui kami,” terangnya.
Selain menggagalkan penyelundupan sabu, petugas Bea dan Cukai Soekarno-Hatta juga menggalkan upayapenyelundupan Bromazepam@6 Mg sebanyak 30 butir. “Bromazepam ini dikemas dalam kotak berisikan coklat. Ini dikirim dari kepulauan Karibia dengan penerimanya berinisial LS,” terang Oza. (DRA)

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill