Connect With Us

Sindikat Pembuat dan Pengedar Upal Marak di Banten

| Senin, 14 Mei 2012 | 17:48

PANDEGLANG-Empat orang yang diduga jaringan pengedar dan pembuat uang palsu berhasil dibekuk Anggota Polres Pandeglang, saat memproduksi uang palsu di Kampung Kadu Bangkong, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Semim (14/5).
 
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti uang palsu, mata uang rupiah, pecahan dolar amerika dan dolar singapura yang diperkirakan senilai Rp8,4 miliar serta menyita alat pembuat uang palsu dan satu unit mobil Suzuki X-Over dengan nomor polisi B1947 WFO.
 
Ke empat pelaku yang ditangkap polisi, yaitu Tb. Dedi Junaedi alias Mandor, 25, warga Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang; Nanang Hendry alias Elang, 29, warga Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang; Dicky Kartowongso, 44, warga Jakarta Utara dan Dian Alamanda, 36, warga Tangerang Selatan.
 
Dari informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap empat pelaku ini berawal dari laporan warga. Jajaran anggota Polres Pandeglang kemudian memerintahkan anggotanya dari Polsek Menes dan Cikedal untuk melakukan pengintaian terhadap aktifitas para pelaku.
 
Akhirnya, pada Jumat (4/5) lalu sekitar pukul 11.00 WIB, jajaran Polres Pandeglang langsung melakukan penggrebekan di sebuah rumah yang dikontrak oleh para pelaku di Desa Purwaraja, Kecamatan Menes. Saat melakukan penggerebekan ke empat pelaku tersebut sedang memproduksi uang palsu.
 
Keempat pelaku itu kemudian langsung digiring ke Polres Pandeglang berikut barang buktinya, yaitu uang palsu pecahan rupih sebanyak Rp10 juta, mata uang dolar amerika 55.300 USD dan mata uang Singapur 1.080.600 Dollar Singapura.
 
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa mesin cetak uang palsu dan mobil milik pelaku. Berdasarkan pemeriksaan, ke empat pelaku mengaku upal palsu dan mesin pencetak uang itu dari seseorang berinisial E warga Sukabumi, Jawa Barat. Namun hingga saat ini, anggota Polres Pandeglang masih berusaha melakukan pencarian terhadap satu orang pelaku berinisial E.(DRA)

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill