Connect With Us

Kasus Korupsi Setoran Pajak Telan Rp1,7 M

| Selasa, 16 April 2013 | 19:12

Ilustrasi. (tangerangnews / tangerangnews)

 
SERANG - Kasus dugaan korupsi penerimaan setoran pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Baru R2 (BBNKB) di Samsat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak telah merugikan keuangan negara hingga Rp1,783 miliar.

Itu diketahui dari hasil audit kerugian negara dari BPKP Perwakilan DKI Jakarta yang diterima Direskrimsus Polda Banten pada Jumat (12/4) lalu.

Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Purwo Cahyoko, mengatakan, sebelumnya dari perhitungan penyidik Direskrimsus, perkirakan kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp1,6 miliar.
 
Hal itu berdasarkan dari jumlah setoran pajak yang tidak disetorkan.  "Memang perkiraan kami Rp1,6 miliar kerugianya, tapi ternyata ada tambahan," kata Purwo, Selasa (16/04).

Untuk diketahui, penyidik telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus penggelapan pajak, yakni kasir di Samsat Rangkasbitung berinisial DFS, dan dua operator berinisial DR dan KS.
“Berkas dalam kasus itu akan segera kami limpahkan kepada Kejati Banten untuk dilakukan penelitian,” terangnya. (KWN)
TANGSEL
129 Paspor Jemaah Haji yang Tercecer di Halte BSD Berasal dari Kemenhaj Tangsel

129 Paspor Jemaah Haji yang Tercecer di Halte BSD Berasal dari Kemenhaj Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:54

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus (Kanimsus) Non TPI Tangerang telah menelusuri temuan tumpukan paspor diduga milik jemaah haji yang tercecer di halte kawasan BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

KAB. TANGERANG
Kasus KDRT Meningkat, Bupati Tangerang Minta Ustaz hingga Pimpinan Ponpes Turun Tangan

Kasus KDRT Meningkat, Bupati Tangerang Minta Ustaz hingga Pimpinan Ponpes Turun Tangan

Selasa, 9 Juni 2026 | 17:32

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami perempuan terus mengalami tren kenaikan setiap tahunnya hingga memicu perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill