Connect With Us

Asap PT Power Steel Dikeluhkan Warga

| Selasa, 21 Februari 2012 | 18:59

Agus Santoso Tamun (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Sidang pemeriksaan saksi kasus pencemaran lingkungan, yang dilakukan oleh PT Power  Steel Mandiri, Selasa (21/2), di PN Tangerang, menunjukkan bahwa keberadaan pabrik peleburan besi itu, dikomplain oleh berbagai pihak.

"Dari 103 pabrik yang ada di kawasan industri Millenium, sangat keberatan atas keberadaan PT Power  Steel Mandiri. Karena asap dari pabrik itu sangat merugikan para tenant itu," ucap Rudi Wijaya, Direktur Operasional Kawasan Industri Millenium.

Menurut Rudi, para tenant itu kesal atas asap yang dihasilkan dari kegiatan produksi yang dilakukan Sanex. "Sudah empat kali kami kirimi surat, dan sudah sering melalui teguran lisan. Tapi pihak Sanex tidak pernah menggubrisnya," ucap Rudi.

Seperti diketahui, Direktur Utama PT Power Steel Mandiri, Agus Santoso Tamun, saat ini ditetapkan sebagai terdakwa atas kasus pencemaran lingkungan yang dilakukannya.

Selama ini Agus menjalankan usaha peleburan besi baja itu tidak sesuai aturan yang ada, yang mengakibatkan warga marah dan menuntut agar pabrik itu ditutup. Bahkan Bupati Tangerang, Ismet Iskandar, sudah melayangkan surat penutupan pabrik tersebut.

Menurut Rudi, sebagai pengelola kawasan industri, pihaknya mewajibkan semua tenant yang ada untuk mengolah sendiri limbah yang dihasilkan. 

"Bagi yang melanggar, sebenarnya kami bisa saja menutup akses keluar - masuk kendaraan dan para karyawannya. Karena ada dalam kontrak. Tapi hal itu tidak kami lakukan, karena alasan kemanusiaan," ucapnya.

Namun lanjut Rudi, kesabaran pihaknya sudah habis, ketika PT Power Steel Mandiri tidak juga memeprbaiki cerobong asap pembuangan, hasil peleburan besi baja itu. "Kami terus dikomplain oleh para tenant, agar Sanex Steel ditutup," ucapnya.

Bahkan akibat limbah asap yang mengandung B3 itu, sudah terbukti ada warga sekitar yang sakit. "Salah satu bukti adalah karyawan kami yang menjadi security di depan pabrik PT Power Steel, sakit sinusitis. Tadinya sehat-sehat saja. Itu karena asap dari limbah pabrik itu," kata Rudi.

Dua orang penyidik Bareskrim Polri, yang menangani kasus itu, menyatakan pihaknya bertindak berdasarkan fakta lapangan. "Sesuai dengan fakta, asap dari pabrik itu sangat kotor dan berdebu. Asap itu bisa menimbulkan penyakit," ucap AKP Sugiharto.

Sementara itu, Gunawan, kuasa hukum Agus Santoso Tamun, menyatakan kliennya tidak terbukti telah melakukan pencemaran, seperti dakwaan JPU bahwa kliennya telah melanggar UU lingkungan Hidup, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. 

"Semua perizinan telah dimiliki klien kami. Artinya aktivitas pabrik sudah sesuai aturan yang ada," ucapnya.(DRA)
 
TANGSEL
129 Paspor Jemaah Haji yang Tercecer di Halte BSD Berasal dari Kemenhaj Tangsel

129 Paspor Jemaah Haji yang Tercecer di Halte BSD Berasal dari Kemenhaj Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:54

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus (Kanimsus) Non TPI Tangerang telah menelusuri temuan tumpukan paspor diduga milik jemaah haji yang tercecer di halte kawasan BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Kasus KDRT Meningkat, Bupati Tangerang Minta Ustaz hingga Pimpinan Ponpes Turun Tangan

Kasus KDRT Meningkat, Bupati Tangerang Minta Ustaz hingga Pimpinan Ponpes Turun Tangan

Selasa, 9 Juni 2026 | 17:32

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami perempuan terus mengalami tren kenaikan setiap tahunnya hingga memicu perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill