Connect With Us

Tenaga Kerja Asing Tangerang Dikuasi Korsel

| Minggu, 5 Februari 2012 | 15:45

Buruh PT Cussons Indonesia demo di kantor Dinas Tenagakerja Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG – Tenaga kerja asing di Kota Tangerang dikuasai oleh orang-orang asal Negara Korea Selatan (Korsel). Kebanyakan diantaranya merupakan pejabat teras di perusahaan yang berada di Kota Tangerang dan sebagian lainnya merupakan tenaga ahli perusahaan.
 
Kepala Bagian Penempatan dan Pengembangan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Wawan Kuswanto mengatakan, terhitung hingga akhir Desember 2011 lalu, jumlah tenaga kerja asing di Kota Tangerang mencapai 559 orang.
 
 “Tenaga kerja asal Korsel mencapai 152 orang, selanjutnya Jepang 132, Taiwan 64, dan seterusnya mencapai 38 negara lainnya,” kata Wawan, akhir pekan lalu.
 
Kebanyakan tenaga kerja asing ini, lanjut Wawan, merupakan tenaga ahli di 3.200 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang di Kota Tangerang. Namun, tak sedikit diantaranya yang merupakan manager-manajer kelas atas perusahaan yang memang kebanyakan dikuasai asing ini.
 
“Mereka yang terdaftar merupakan pekerja yang sudah menyampaikan surat keterangan kerja di Indonesia , khususnya di Kota Tangerang kepada Disnaker. Selain tenaga ahli, ada juga yang berprofesi sebagai guru, pelatih bahasa, dan juga bagian pemasaran di perusahaan asing,” teranganya.
 
Lebih lanjut Wawan mengatakan, setiap tahunnya mereka wajib melaporkan keberadaan mereka kepada Disnaker. “Memang izin kerjanya dikeluarkan oleh kementerian, bukan dari tempat kami. Tapi, tetap saja mereka wajib melaporkan keberadaan mereka,” tandasnya.
 
Disinggung soal pengawasan kerja bagi para pekerja asing ini, Wawan mengatakan, tugas pengawasan ini berada lintas instansi, diantaranya, keimigrasian, pemerintah daerah dan kementerian. “Untuk pengawasan kami bekerjasama dengan keimigrasian dan kementerian. Itu rutin dilakukan secara berkala,” tandasnya.
 
Kepala Kamar Dagang Korea untuk Indonesia C.K Song mengatakan, pihaknya memang masih banyak menggunakan tenaga kerja asal negaranya untuk mengurus beberapa hal yang berkaitan dengan perusahaan untuk berhubungan langsung dengan pemilik perusahaan di Korea . Hal itu dilakukan untuk memudahkan komunikasi antar pemilik dan pengelola perusahaan. “Memang banyak sekali tenaga kerja kita yang bekerja untuk perusahaan asal negara kita,” jelasnya. (DRA)
WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill