Connect With Us

Kas DPRD Kota Tangerang Kurang Rp554 Juta?

| Sabtu, 4 Agustus 2012 | 11:58

Ibnu Jandi (facebook / facebook)

Reporter : Dira Derby

TANGERANG-Direktur Lembaga Kebijakan Publik Tangerang, Ibnu Jandi menyatakan, hasil pemeriksaan BPK Pada APBD LKPD TA 2005 Kota Tangerang diduga ada kekurangan kas pada pemegang kas DPRD Kota Tangerang yang belum disetorkan kembali ke kas daerah. Hal itu  mengakibatkan kerugian daerah sebesar Rp554,99 juta.
 
Ketika ditanya mata anggara apa itu, Ibnu Jandi menyatakan mata anggaran kesekretariatan DPRD Kota Tangerang.

“Mata anggaran ini adalah mata anggaran kesekretariatan dewan. Kasus ini hanya bagian diantaranya saja.Sebenarnya lebih dari Rp500 juta. Seperti anggaran perjalanan dinas dan lainnya. Kasusnya sudah di Kejaksaan Negeri Tangerang, hingga sampai sekarang tersangkanya  belum juga ditetapkan oleh Kejari Kota Tangerang,” jelasnya.
 
 

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill