Connect With Us

Siapa yang diuntungkan dengan majunya Aden & Muhlis serta Subadri?

| Senin, 17 September 2012 | 15:00

Denny Irawan wartawan Seputar Indonesia (tangerangnews / dira)

 
Penulis : Denny Irawan

Siapa yang diuntungkan dengan majunya Aden Abdul Khaliq (Ketua KNPI Provinsi Banten) -Suryana (Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang) dan Ahmad Suwandi (adik Ketua DPD Partai Demokrat)-Muhlis(Ketua KNPI Kabupaten Tangerang) dalam Pilkada Kabupaten Tangerang periode 2013-2018.
 
Pertanyaan itu menyeruak pasca pendaftaran lima pasang kandidat ke KPU Kabupaten Tangerang pada Minggu (16/09). Diketahui publik sudah, selain nama pasangan diatas, bakal calon yang akan maju dalam Pilkada Kabupaten Tangerang lainnya yaitu masing-masing adalah Ahmed Zaki Iskandar (anak Bupati Tangerang Ismet Iskandar)-Hermansyah (Sekda Kabupaten Tangerang), Ahmad Subadri (mantan Ketua KNPI Kabupaten Tangerang/anggota DPD RI dari Partai Demokrat)-Mohammad Aufar (kekasih artis Olla Ramlan) serta pasangan dari jalur perseorangan Syaiful Hidayat (aktifis LSM dan Pengacara)- Een Nurhaeni (guru).
 
Jika melirik latar belakang para kandidat, Zaki-Hermansyah akan diuntungkan dengan formasi pertarungan seperti ini. Sebab, suara pendukung empat pasang kandidat lainnya harus memperebutkan dengan konsituen yang sama.
 
Lihat saja ‘baju’ Aden Abdul Khaliq, meski dia fungsionaris Partai Golkar, tetapi masyarakat Kabupaten Tangerang lebih mengenalnya sebagai Ketua KNPI Provinsi Banten. Begitu pun dengan Muhlis yang mungkin lebih dikenal sebagai Ketua KNPI Kabupaten Tangerang daripada anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari PDI Perjuangan.
 
Sedangkan Ahmad Subadri, meski telah lama menanggalkan jabatan sebagai Ketua KNPI Kabupaten Tangerang, tetapi nama dia masih melekat dengan jabatan dia di-organisasinya-itu.

Meski Subadri memang berbeda, dia bisa dikatakan politikus yang tengah matang-matangnya. Tetapi ‘ladang suara-nya’ juga diperkirakan akan terganggu, sebab Ahmad Suwandi yang berpasangan dengan Muhlis merupakan adik kandung Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten.  


Memang dalam setiap perhelatan politik jabatan publik hal ini biasa terjadi. Bahkan termasuk, jika andai saja seluruh calon tersebut merupakan kandidat yang direkayasa untuk mencegah luapan hak politik kandidat. Tetapi ini akan membuat bosan masyarakat dengan Pilkada. 
Melihat pertarungan kursi nomor satu dan dua di Kabupaten Tangerang seperti ini, jelas Zaki-Hermansyah yang diusung Partai Golkar dan ‘menyerahnya’ PKS untuk bergabung dengan Hanura, Gerinda, PBB, PKB, PBR ke kubu anak bupati itu. Mengindakasikan, Pilkada tahun ini Zaki-Hermansyah akan mulus. Terkecuali seluruh gerbong-nya, merupakan ‘gerbong kosong’.
 
Dukungan Partai :

Ahmed Zaki Iskandar (Anak Bupati Tangerang)-Hermansyah (Sekda Kabupaten Tangerang) : Partai Golkar, PKS, Hanura, Gerinda, PBB, PKB, PBR.


Aden Abdul Khaliq (Ketua KNPI Provinsi Banten) -Suryana (Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang) : PPP, PKPB, PDP,  PPNUI.

Ahmad Suwandi (staf ahli Bupati Tangerang)-Muchlis (anggota DPRD Kabupaten Tangerang) : PDI Perjuangan, PAN

Ahmad Subadri (anggota DPD RI) -Mohammad Aufar (kekasih artis Olla Ramlan) : Partai Demokrat.


NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill