TangerangNews.com

Tidur Saat Acara Sampah, Wakil Wali Kota Baru 'Semprot' PNS

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 31 Desember 2013 | 16:00 | Dibaca : 1247


Rano Karno, Arief R Wismansyah dan Sachrudin (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGERANG-Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin tampak kesal saat membuka workshop pengelolaan sampah yang diselenggarakan DKP di Modernland, Senin (30/12).

Pasalnya, saat ia tengah memberikan sambutan, beberapa peserta yang terdiri dari pegawai kecamatan dan kelurahan se-Kota Tangerang terlihat tidur. Bahkan sudah ada pegawai yang tertidur pulas dengan posisi tangan menahan dagu.

Mantan camat Pinang ini pun langsung 'menyemprot' pegawainya yang tak serius mengikuti acara. “Itu lagi tidur ya. Kalau ngantuk cuci muka dulu,” cetus Sachrudin sambil menunjuk ke pegawai yang berada di barisan tengah.

“Ini acara penting, banyak pengetahuan dari narasumber yang harus dipahami untuk kemajuan Kota Tangerang,” pinta Sachrudin kepada para peserta workshop.

Menurut Sachrudin, pemkot tengah berupaya menciptakan lingkungan bersih yang terbebas dari sampah. Salah satunya mengubah pola pikir masyarakat mengenai sampah. Dimana sampah yang tadinya dianggap masalah, kini harus dijadikan berkah. “Karena sampah kalau dikelola akan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” tukasnya.

Menurut dia, setiap aktivitas masyarakat baik rumah tangga maupun usaha setiap harinya menghasilkan sampah. Apabila terkumpul akan menghasilkan volume sampah yang sangat banyak jumlahnya. Pemkot Tangerang, kata dia, tidak ingin sampah menjadi sesuatu masalah.
”Sampah harus diolah sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik dan bisa dijadikan kompos dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,“ tegasnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Agus Sudrajat menambahkan, mengelola sampah belum menjadi budaya warga Kota Tangerang. Tak heran jika di masyarakat masih banyak ditemukan sampah yang dibuang sembarangan. “Harusnya sampah itu dilakukan 3R yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle,” kata Agus.

Pihaknya mengklaim, sepanjang tahun ini sudah beberapa kali melakukan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Bahkan workshop kali ini merupakan yang ke-80 kalinya dilaksanakan. Pada

kegiatan tersebut, selain digelar diskusi tentang pola penerapan sampah juga menghadirkan staf ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup Agus Saifudin. Workshop diikuti 250 peserta terdiri dari aparatur kecamatan dan kelurahan se-Kota Tangerang.