TangerangNews.com

Disperindag Kota Tangerang Pertanyakan Donasi Alfamart

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Februari 2015 | 18:36 | Dibaca : 3785


Alfamart (Sumber Google / TangerangNews)


TANGERANG-Donasi mininimarket Alfamart dari uang kembalian konsumen dipertanyakan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (disperindakop) Kota Tangerang.

"Saya juga belum mendapatkan informasi itu, sudah sejauh mana donasi itu dilakukan, jika memang sudah seharusnya diketahui banyak orang," kata Kabid Perdagangan Kota Tangerang Sudadi, Jumat (6/2).

Menurutnya, jika program tersebut adalah wewenang pusat maka seharusnya bukan menjadi program CSR, melainkan  hak dari masyarakat dan konsumen.

"Kalau memang itu program seharusnya mereka memberitahukan secara rinci agar masyarakat juga tahu, sampai saat ini saya juga belum mengetahuinya, untuk itu kita akan cari tahu karena itu hak konsumen," ujarnya.

Sudadi juga mengatakan bahwa perizinan program tersebut dinilai belum jelas. "Izinnya kita belum mengetahui lebih jelas, karena indikasinya banyak perusahaan waralaba belum mempunyai ijin," tukasnya.

Sementara Rizky salah satu warga Kota Tangerang mengaku dirinya kerap ditawarkan donasi untuk bantuan sosial dari uang kembaliannya yang nilainya dibawah Rp500.

"kadang waktu kembalian Rp100-300, biasanya mereka menawarkan dulu apakah mau didonasikan atau tidak, tapi kebanyakan saya donasikan saja," katanya.

Menurutnya, meski saat ini telah tercantum dana donasi tersebut di dalam struk pembelian, masih banyak warga belum mengetahui kemana dana itu disalurkan.

"Jika untuk bantuan sosial pendidikan dan kesehatan seharusnya pihak Alfamart dapat memberitahukan dengan jelas ke masyarakat. Berapa jumlah donasinya, siapa saja yang menerimanya?" tuturnya.

Sementara itu Sandi, salah satu pelayanan toko Alfamart di Jalan Maulana Yusuf, Babakan, Kota Tangerang, menjelaskan bahwa dana donasi tersebut merupakan program dari perusahaan Alfamart di pusat. Sedangkan pengumpulannya dilakukan setiap bulan untuk diberikan ke setiap yayasan yang berbeda.

"Ini program pusat. Setiap pelanggan yang berdonasi kita berikan buktinya di struk. Jumlahnya tidak tentu, kalau untuk jelasnya tanya saja ke pusat," katanya