TangerangNews.com

Petambak di Kemiri Tangerang Keluhkan Akses Jalan Licin hingga Pertumbuhan Ikan Buruk

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 6 Desember 2022 | 17:04 | Dibaca : 486


Petambak Ikan bandeng di Desa Karang Anyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Selasa 6 Desember 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)


TANGERANGNEWS.com-Petambak ikan bandeng di Desa Karang Anyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang mengeluhkan akses jalan menuju tambak lantaran tidak bisa dilalui saat musim hujan.

Rony, salah satu petambak yang tergabung dalam Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mina Bahari Sejahtera mengatakan, saat hujan, akses jalan menuju tambaknya menjadi becek dan licin.

Sedangkan jarak akses dari tambak dengan jalan utama sekitar 3-4 Kilometer.

"Kami sangat kesulitan, karena saat hujan itu jalan pasti licin tidak bisa dilalui motor," ucap Rony kepada Tangerangnews.com, Selasa, 6 Desember 2022.

Selain akses jalan, menurutnya permasalahan lainnya pada tambak yakni pertumbuhan ikan yang tidak signifikan. Di tempatnya, selama enam bulan ikan hanya tumbuh sebesar dua jari.

"Kalau lagi bagus panen kita ya ada keuntungan. Tetapi panen itu sekarang tidak bisa ditentukan berapa bulan sekali, karena pertumbuhan ikan saat ini tidak bisa diukur," ujar Rony.

Padahal, pada zaman orang tuanya dahulu, empat bulan sekali sudah bisa panen. Bahkan empat sampai lima ekor sudah mencapai berat satu kilogram.

"Sekarang tidak teruji. Kita juga tidak tahu faktornya karena apa," katanya.

Disisi lain, Rony menyebutkan air tambak juga panas karena berdekatan langsung dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). 

"Saat mengeluarkan air limbah, katanya pihak PLTU sudah diukur suhunya dan tidak melewati ambang batas. Namanya kita petani tambak, tidak mengerti itu benar atau tidaknya. Jadi berasumsi ketika panas itu ulah limbahnya," pungkasnya.

Maka dari itu, pihaknya mengadakan sosialisasi dengan dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mencari solusi dan menindak lanjuti permasalahan para penambak wilayah Desa Karang Anyer ini.