TangerangNews.com

Lagi Nonton Konser HUT Kabupaten Tangerang, Motor Warga Hilang di Dekat Kantor Bupati

Dimas Wisnu Saputra | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 19:32 | Dibaca : 676


Konser band di HUT Kabupaten Tangerang, Sabtu 14 Oktober 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)


TANGERANGNEWS.com-Motor milik Fikri, warga Kampung Peteuy, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang digondol maling saat menonton konser musik di perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang ke-391.

Fikri mengatakan, kejadian apes yang menimpanya itu terjadi pada Kamis,12 Oktober 2023, malam.

Ketika itu motornya Honda CRD dengan nomor polisi A-2142-XG diparkirkan tidak jauh dari Kantor Bupati Tangerang. Padahal, dirinya juga sudah membayar parkir sebesar Rp10 ribu kepada juru parkir liar.

"Padahal tidak jauh dari gedung Bupati, Parkir juga sudah bayar, tapi kayanya tidak dijagain sehingga hilang," katanya, Minggu, 15 Oktober 2023.

Fikri menjelaskan saat itu sekitar pukul 20.00 WIB, dirinya bergegas menonton konser musik yang menampilkan Bondan Prakos dan Wali Band, di Alun-Alun Tigaraksa, kawasan Puspemkab Tangerang.

Kemudian, ketika selesai acara dan kembali ke lokasi parkir, ia mendapati motornya sudah raib.

"Motor saya menggunakan kunci ganda, helm pun dikunci di tempat penguncian helm, tapi tetap hilang," jelasnya.

Namun demikian, Fikri mengaku hingga saat ini pihaknya belum melaporkan hal itu kepada pihak Kepolisian setempat.

"Belum lapor, siapa tau masih rezeki," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief N Yusuf menyatakan pihaknya itu telah berhasil mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang tengah beraksi di kawasan Puspemkab Tangerang.

"Pas lagi hunting, ada yang kita curigain, jadi langsung kita tangkap," terangnya.

Diketahui acara konser musik perayaan HUT ke 391 Kabupaten Tangerang itu berlangsung dari tanggal 9 sampai 14 Oktober 2023.

Sejumlah juru parkir liar bermunculan di lokasi utama acara hingga ke depan Kantor Bupati Tangerang. Mereka mengenakan tarif parkir yang variatif, mulai dari Rp5 ribu sampai Rp10 ribu.

Namun, dengan tingginya tarif tersebut ternyata tidak diimbangi dengan keamanan dan Tanggung jawab. Akibatnya, para pengunjung yang datang ke acara itu pun mengeluhkan banyak helm yang hilang.