TangerangNews.com

Lawan Sachrudin, Faldo Maldini Bakal Pakai Teknologi AI

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 Juli 2024 | 18:55 | Dibaca : 359


Bakal Calon Wali Kota Tangerang Faldo Maldini. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Bakal Calon (Balon) Wali Kota Tangerang Faldo Maldini menyebut dirinya akan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui platform Pilkada.ai dalam strategi kampanyenya.

Hal tersebut sabagi salah satu cara untuk melawan petahana yakni Sachrudin, mantan Wakil Wali Kota Tangerang yang maju sebagai Balon Wali Kota Tangerang dari Partai Golkar.

Menurut Faldo, dengan Pilkada.ai, dirinya dapat mengetahui peta kekuatan politik dan isu-isu yang tengah berkembang di Kota Tangerang. 

Dengan demikian, dapat membantu dirinya untuk jadi lebih rasional ketika berkampanye karena program yang dibahas berbasis data.

"Saya kan akan maju ke Kota Tangerang melawan petahana. Dengan tools ini, izinkan kami bekerja dengan cara rasional, mudah-mudahan hasilnya sensasional dan mematahkan tradisi-tradisi lama," ujarnya, Selasa 9 Juli 2024.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menambahkan, biaya kampanye yang tinggi kerap menjadi permasalahan bagi calon kepala daerah. Karena itu, pemanfaatan AI bisa menjadi cara yang tepat untuk mengurangi biaya kampanye yang sia-sia.

"Tentunya ini juga akan memperbaiki kualitas demokrasi kita, karena kan kita tau kita punya demokrasi bagus secara prosedural tapi kualitasnya mudah-mudahan makin muncul ketika banyak kandidat yang menggunakan teknologi, membaca data, caranya lebih tepat," terang calon yang berpasangan dengan Politikus Nasdem Fadlin Akbar ini.

Faldo juga tidak takut jika strateginya dicontek kandidat lain. Sebab, setiap dokumen yang bocor pasti bisa dibaca atau diakses, namun akhirnya tergantung pada bagimana cara mengeksekusinya.

"Kami kira disitulah leadership seseorang diuji, calon kepala daerah diuji. Seberapa sanggup dia mengerjakan apa yang dia rekomendasikan. Rekomendasi banyak dari tiap titik, tapi mengeksekusinya adalah hal lain," ujarnya.