TangerangNews.com

Pokja WHTR Diskusi Publik Bareng Bakal Calon Wali Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 Juli 2024 | 19:12 | Dibaca : 177


Diskusi Publik Pokja WHTR bersama Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tangerang di Hotel Golden Tulip Essentials, Jalan Satria Sudirman, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu 10 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) menggelar diskusi publik bersama Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tangerang yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Essentials, Jalan Satria Sudirman, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu 10 Juli 2024.

Perhelatan bertemakan 'Menatap Kota Tangerang 5 Tahun Kedepan' itu dihadiri delapan Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tangerang, yakni Helmy Halim, Fredyanto, Andri S Permana, Iskandar, Faldo Maldini, Ahmad Amarullah dan Jazuli Abdillah.

Ketua Pelaksana Muhammad Imron mengatakan, perhelatan tersebut dalam rangka memberikan edukasi politik kepada masyarakat setempat menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung 27 November mendatang.

"Jadi tidak hanya melihat dari baliho saja, namun kita bisa melihat calon pemimpin kita kedepan mendengarkan, bertatap langsung dan bagaimana mereka menyampaikan gagasannya," ucapnya.

Sebab Imron menambahkan, menggali potensi sosok calon pemimpin di kota berjuluk Akhlakul Karimah tersebut sangat lah penting lantaran banyak yang melontarkan gagasannya. Namun belum bertemu langsung dalam satu forum bersama publik.

"Bagaimana menyelesaikan persoalan hingga memberikan layanan prima kepada masyarakat ditengah kemajuan teknologi terkini sangat penting melihat potensinya, jadi mau dibawa kemana sih Kota Tangerang 5 tahun Kedepan?" tukasnya.

Sementara Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin yang hadir membuka perhelatan itu sekaligus keynote speaker menyebutkan, kegiatan ini selain membahas arah pembangunan lima tahun ke depan, khususnya masa transisi kepemimpinan saat ini.

"Seperti yang kita tahu kepala daerah telah selesai masa baktinya, dengan RPJMD nya sudah selesai. Kemudian pejabat baru yang belum ada, sehingga RPJMD nya belum ada," ujarnya.

"Kita memakai Rencana Pembangunan Daerah (RPD). Namun untuk pejabat baru nanti, mereka harus menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2045," lanjutnya.

Nurdin menyebut, semua itu sudah dibingkai dalam rencana pembangunan jangka panjang Kota Tangerang tahun 2025-2045 yang mana RPJPD itu membahas isu strategis yang akan dihadapi 20 tahun kedepan.

"Di mana visi Kota Tangerang yaitu kota bisnis yang maju dan sejahtera berlandaskan akhlakul karimah. Sekaligus penyesuaian visi nasional, Banten dan Kota Tangerang, agar menjadi satu kesatuan gerak untuk mencapai indonesia emas 2045," pungkasnya.