TangerangNews.com

Gubernur Banten Tutup ISF 2025, Retail Motor Pertumbuhan EkonomiĀ 

Redaksi | Jumat, 29 Agustus 2025 | 10:24 | Dibaca : 98


Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Ketua APPBI Sugwantono Tanto menutup rangkaian ISF 2025 di Summarecon Mall Serpong, Kamis 28 Agustus 2025. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com – Sektor retail terbukti menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, khususnya di Provinsi Banten. Hal itu ditunjukkan melalui capaian transaksi Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 yang berhasil menembus Rp25,19 triliun.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, sektor retail memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Berdasarkan data BPS, retail menyumbang 12,15 persen terhadap Produksi Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten, menempati posisi ketiga setelah industri pengolahan dan manufaktur.

“Retail adalah salah satu sektor penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Kami mendukung penuh kolaborasi antara pengelola pusat belanja dengan UMKM dan brand lokal,” ujar Andra Soni saat menghadiri penutupan acara ISF 2025 di Summarecon Mall Serpong, Kamis 28 Agustus 2025.

Ia juga mengapresiasi langkah Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) yang membuka ruang bagi produk lokal untuk berkembang. Menurutnya, sinergi mall dan UMKM bukan hanya memperkuat daya saing, tetapi juga menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan, kegiatan ISF memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Ia berharap momentum ini bisa berlanjut, terutama dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Tangerang dan HUT ke-25 Provinsi Banten pada Oktober mendatang.

Sementara itu, Wakil Ketua APPBI Sugwantono Tanto menyebut, ISF yang berlangsung 1–24 Agustus melibatkan 400 mall dengan diskon hingga 80 persen. Hasilnya, dari target Rp23,3 triliun, capaian transaksi berhasil melampaui ekspektasi dengan kontribusi terbesar datang dari UMKM dan brand lokal.

“ISF bukan sekadar festival belanja, tapi juga wadah untuk mengembangkan potensi perdagangan dan pariwisata nasional,” ungkapnya.