TangerangNews.com

Cegah Curangi Takaran BBM, Disperindag Tangerang Periksa SPBU Pertamina Jelang Nataru 2026

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 11 Desember 2025 | 20:48 | Dibaca : 102


Disperindag Kabupaten Tangerang cek akurasi alat ukur BBM di sejumlah SPBU Pertamina jelang Nataru 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Demi menjaga perlindungan konsumen dan tertib niaga jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang melakukan pengecekan akurasi alat ukur bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Pertamina.

Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih mengatakan, pengecekan alat ukur SPBU dilakukan di 6 SPBU jalur padat kendaraan di Kabupaten Tangerang. Keenam jalur tersebut meliputi:

1. SPBU 34-15606, Jl. Tol Tangerang - Merak

2. SPBU 34-15607, Jl. Tol Tangerang – Merak km. 45, Balaraja

3. SPBU 34-15601, Jl. Raya Serang km. 25, Sentul Jaya, Balaraja

4. SPBU 34-15706, Jl. Raya Serang, Cibadak, Cikupa

5. SPBU 34-15806, Jl. Gatot Subroto km. 9, Bitung

6. SPBU 34-15712, Jl. Raya Serang km. 12, Sukadamai, Cikupa

"Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan keakuratan alat ukur di SPBU tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu ragu adanya kecurangan dalam mengisi BBM," tutur Resmiyati, Kamis 11 Desember 2025.

Dia menuturkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran dari Direktorat Metrologi Nomor MR.03.03/2871/PKTN/SD/11/2025 tentang Pelaksanaan Pengawasan, Pengamatan dan Pemantauan Legal Menjelang Hari Raya Besar Keagamaan Nasional. 

"Untuk proses pengecekan ini kita mengarah pada pengukuran dari alat ukur takar timbang di SPBU. Jadi, kami memastikan bahwa ukurannya tepat, jika konsumen membeli satu liter maka harus dapat satu liter," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kemetrologian pada Disperindag Kabupaten Tangerang, Fery Saputra mengatakan, pengecekan alat ukur SPBU dilakukan di 6 SPBU di Kabupaten Tangerang pada tanggal 9-10 Desember.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan akurasi alat ukur pengisian BBM.

"Selain melakukan pengawasan, kami juga memastikan ketersediaan stok BBM di Kabupaten Tangerang ini aman menjelang Nataru," jelasnya.

Ia berharap dengan adanya alat ukur SPBU dilakukan secara rutin, agar melindungi konsumen dari kecurangan mengingat antusias masyarakat menggunakan kendaraan pribadi di momentum nataru.

"Apabila ditemukan kecurangan, masyarakat diminta untuk melaporkan kasus tersebut dengan menyertakan bukti ke Bidang Metrologi Disperindag Kabupaten Tangerang, serta kami ucapakan selamat natal dan tahun baru tetap berhati-hati berlalulintas," tutupnya.