TangerangNews.com

Komika Mega Salsabilah Diserang Buzzer Usai Kritik Pemkab Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 9 Januari 2026 | 21:06 | Dibaca : 191


Komika Mega Salsabilah. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Seorang Komika Mega Salsabilah mengaku tidak takut untuk terus mengkritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang soal kebijakan - kebijakan yang dirasa janggal.

Padahal sebelumnya akun sosial medianya diserang habis - habisan oleh akun anonim yang diduga buzzer.

‎Mega mengungkapkan, dirinya diserang akun-akun anonim usai mengkritisi pelayanan publik dan infrastruktur yang ada di Kabupaten Tangerang. 

‎"Saya menduga itu akun-akun yang enggak jelas profilnya, komentar hoax di postingan saya itu buzzer, kaya pesenan aja, tapi ini baru praduga saya," ujar Mega, Jumat 9 Januari 2026.

‎Meski begitu, Mega menyampaikan, dirinya tidak takut untuk terus  mengkritisi kebijakan-kebijakan Pemkab Tangerang yang dirasa janggal. 

‎"Selama saya masih merasa ada yang janggal, saya akan terus up fakta-fakta yang ada," tegasnya. 

‎Sebelumnya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meminta agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak bersikap anti terhadap kritik yang disampaikan netizen di media sosial, khususnya terkait pelayanan publik seperti administrasi kependudukan.

‎Ia mengucapkan, pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP telah dilimpahkan ke setiap kecamatan untuk memudahkan masyarakat.

Namun jika masih ada keluhan warga, pelayan publik harus memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

‎"Jangan terpengaruh. Jalankan saja tugas untuk kepentingan masyarakat. Jika ada masukan atau kritik, jelaskan dengan baik dan responsif. Itu bagian dari upaya kita memperbaiki pelayanan," ucapnya, pada Selasa 6 Januari 2026.

‎Menurutnya, beban tugas sebagai pelayan publik memang cukup berat, tetapi ASN yang memiliki profesionalisme dan integritas tetap wajib melaksanakan tugas secara bertanggung jawab sesuai ketentuan dan norma.

‎"Kita sudah disumpah untuk mengutamakan kepentingan umum. Amanah itu berat, tetapi itulah kewajiban kita sebagai ASN," tutupnya.