TangerangNews.com

Tenaga Medis Dikerahkan Periksa Kesehatan 50 Ribu Warga Terdampak Banjir di Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:52 | Dibaca : 46


Pemeriksaan kesehatan warga terdampak banjir di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


TANGERANGNEWS.com-‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerjunkan tim tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para korban banjir di wilayahnya sejak Minggu 11 Januari hingga hari ini, Selasa 13 Januari 2026.

‎Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sebanyak 50 ribu warga yang terdampak banjir di daerahnya. 

‎"Dinas Kesehatan bersama para dokter hadir untuk melakukan cek kesehatan masyarakat, di samping penyaluran bantuan logistik sebagai langkah penanganan awal," ucap Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.

‎Maesyal menuturkan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tenaga medis merupakan salah satu langkah penting dalam menangani dampak bencana banjir.

Menurutnya, penanganan kesehatan ini dapat meringankan beban keselamatan para korban banjir.

‎Selain menerjunkan tenaga medis, Pemkab Tangerang juga mulai menyalurkan bantuan logistik kepada para warga yang terdampak.

‎"Untuk penanganan jangka pendek, kami pemerintah daerah juga memberikan bantuan logistik," tuturnya.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik mengatakan banjir masih merendam sebanyak 18 lokasi yang tersebar di 6 kecamatan dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 sentimeter sampai 1 meter. 

‎"Untuk update terakhir dari beberapa titik banjir ini kurang lebih ada 10.000 kepala keluarga (KK), meliputi kurang lebih 45-50 ribu jiwa," katanya.

‎Dari puluhan ribu warga yang terdampak, 1.000 di antaranya memilih mengungsi ke tempat pengungsian yang didirikan oleh pemerintah daerah.

‎"Kisaran sementara yang dapat kami update kurang lebih sekitar 1.000 orang dari Kosambi telah mengungsi. Namun, kami masih melakukan pendataan," tutupnya.