TangerangNews.com

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08 | Dibaca : 61


Bibit terumbu karang bantuan dari Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.

Langkah ini merupakan bagian dari program "InJourney Airports Alam Lestari" yang bertujuan merehabilitasi alam bawah laut sekaligus menghidupkan pariwisata bahari berkelanjutan.

Dalam seremonial yang dilaksanakan pada 14 Januari 2026, diumumkan berbagai fasilitas konservasi baru yang mencakup pembangunan InJourney Coral Reef House berukuran 8x4 meter persegi, pengadaan 5 unit Coral Reef Tower, serta ekspansi taman karang seluas 10x10 meter persegi.

Selain berfokus pada ekosistem laut, program ini juga menyentuh penghijauan pesisir melalui penanaman 340 batang pohon ketapang kencana.

Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp120.000.000 untuk kebutuhan konservasi terumbu karang, ditambah dengan bantuan pohon senilai Rp47.600.000 yang dikelola bersama PT Banten West Java.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi menjelaskan program ini dirancang untuk mendukung pemulihan ekosistem terumbu karang yang sempat terdampak tsunami tahun 2018.

"Sekaligus menghidupkan kembali sektor pariwisata di wilayah tersebut," katanya, Kamis 15 Januari 2026.

Menurutnya, elaksanaan program ini adalah bentuk kontribusi nyata bandara dalam restorasi alam bawah laut di perairan Tanjung Lesung.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam kolaborasi bersama Yayasan Konservasi Selat Sunda agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan melalui dukungan komunitas setempat.

"Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi model pariwisata masa depan yang memperhatikan dampak lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi dalam jangka panjang," jelas Heru.

Selain aspek lingkungan, Bandara Soetta juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program "InJourney Airports Ramah Difabel".

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan bantuan kaki palsu kepada 18 penyandang disabilitas di wilayah Banten.

Secara akumulatif, sepanjang tahun 2025, total bantuan kaki palsu yang telah disalurkan mencapai 31 unit yang tersebar di wilayah Tangerang, Serang, Cilegon, Pandeglang, hingga Rangkasbitung.