TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang mendapatkan penambahan kuota keberangkatan Haji sebesar 130 orang pada pada tahun 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tangerang Abdullah Hasyim menyampaikan total kuota keberangkatan haji tersebut meningkat 5,98 ℅ dibandingkan pada tahun 2025.
"Pada tahun 2026 itu kita mendapatkan kuota keberangkatan haji sebesar 2.304, jumlah ini meningkat dibandingkan tajum lalu yang sebesar 2.074," ujarnya, pada Rabu 21 Januari 2026.
Hasyim menambahkan, dari total jumlah kuota, sebanyak 96% orang telah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
"Jadi dari total 2.034 orang itu, ada 2217 orang yang sudah melunasi, artinya sudah 96 persen kuota Kabupaten Tangerang terpenuhi, berarti yang belum melunasi sekitar 87 orang lagi," tambahnya.
Ia menuturkan, 2.304 calon Jamaah Haji yang akan berangkat merupakan mereka yang telah mendaftar untuk keberangkatan haji dari tahun 2013.
Menurut Hasyim, 87 jamaah yang belum bisa melakukan pelunasan keberangkatan haji pada tahun 2026 terkendala karena biaya.
"Ada juga ada juga yang memang masih menunggu keluarganya yang memang ingin ikut, berangkat bareng-bareng dengan keluarganya itu kendalanya ada di situ," ungkapnya.
Selain itu juga yang lebih utama lagi berkaitan dengan Istitha'ah haji. Kesehatan jemaah haji inilah yang memang lahi diperketat oleh pemerintah Arab Saudi.
"Jadi kalau jemaah yang berhak melunasi tapi tidak istitha'ah itu tidak bisa melunasi karena itu sistem dari sana," lanjutnya.
Oleh karena itu, kementerian haji dan umrah pusat telah memperpanjang pelunasan Bipih hingga tanggal 23 Januari 2026.
Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan sebanyak 995 calon jamaah cadangan, untuk mewaspadai ketidakterisiannya kuota keberangkatan haji.