TangerangNews.com

Warga Layangkan Class Action Soal Sampah, Pemkot Tangsel Bakal Bebenah

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 25 Januari 2026 | 16:36 | Dibaca : 179


Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Serpong Utara, Rabu 5 November 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.

Pemkot menghormati hak warga mengambil langkah hukum tersebut. Sebab, reaksi warga ini dipandang sebagai wujud kepedulian kolektif masyarakat terhadap kualitas lingkungan hidup di masa depan.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) TB Asep Nurdin, menyatakan setiap dinamika yang muncul dari warga merupakan bagian dari proses pendewasaan demokrasi dan upaya bersama dalam membangun kota.

"Bapak Wali Kota memandang bahwa ini adalah bentuk partisipasi aktif dan wujud kecintaan warga terhadap Tangsel. Kami menghargai sepenuhnya hak konstitusional masyarakat yang menempuh jalur hukum. Suara warga adalah pengingat sekaligus energi bagi kami untuk terus berbenah," ujar TB Asep Nurdin.

Pemkot Tangsel saat ini terus melakukan koordinasi internal dalam merespons reaksi warga. Bagian Hukum akan mempelajari secara mendalam dan saksama gugatan tersebut.

"Hal ini penting agar kami memiliki perspektif yang utuh dalam memberikan jawaban yang sesuai dengan ketentuan legal formal dan perundang-undangan yang berlaku," tambahnya.

Pemkot Tangsel juga menegaskan terus melakukan perbaikan sistem pengelolaan sampah tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh terhenti.

Fokus pemerintah saat ini diarahkan pada percepatan solusi jangka panjang melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi regional.

Pemkot Tangsel juga tengah mematangkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi hulu ke hilir untuk mereduksi volume sampah secara signifikan. 

Selain itu, perluasan kerja sama pembuangan sampah ke daerah lain juga terus dioptimalkan guna mengurangi beban di TPA Cipeucang.

“Prioritas kami terus memperkuat kerja sama pembuangan sampah antarwilayah, kami sedang memacu rencana pembangunan PLTSa agar pengelolaan limbah kita lebih modern dan berkelanjutan. Komitmen kami adalah memastikan Tangerang Selatan menjadi hunian yang lebih sehat, bersih, dan asri bagi seluruh warga," pungkasnya.