TangerangNews.com

Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 30 Januari 2026 | 00:11 | Dibaca : 42


Fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas disebar Pemprov Banten ke Kota Tangsel untuk mengatasi masalah sampah. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi volume residu sampah rumah tangga yang dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Salah satu titik penerima bantuan tersebut berada di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS3R) Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara.

Melalui penyediaan alat ini, sampah organik diharapkan dapat diselesaikan di tingkat lingkungan warga melalui proses fermentasi menjadi pupuk cair.

Lurah Pakulonan, Dwi Santoso, mengonfirmasi penerimaan bantuan fasilitas tersebut. Ia menyatakan bahwa toren pengolah sampah organik ini akan menjadi sarana pendukung bagi pengelola TPS3R di wilayahnya dalam memproses limbah domestik agar tidak seluruhnya berakhir di pembuangan akhir.

“Alhamdulillah, kami menerima toren pengolah sampah organik dari Pak Gubernur. Mudah-mudahan ini menjadi fasilitas pendukung TPS3R di wilayah kami dalam mengurangi sampah organik,” ujarnya, Kamis 29 Januari 2026.

Meski bantuan fisik telah disalurkan, aspek keberlanjutan program menjadi perhatian praktisi lingkungan.

Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, sebagai inovator alat Toren POC menekankan bahwa efektivitas alat tersebut sangat bergantung pada pendampingan teknis dan perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah di rumah.

“Targetnya adalah menggeser kebiasaan warga agar bisa mengurangi residu ke TPA. Pendampingan itu harus dilakukan secara maraton, bukan kegiatan sesaat,” kata Ade.

Ade juga menambahkan perlunya pemantauan rutin dari pemangku kepentingan terkait terhadap operasional TPS3R. Hal ini penting untuk memastikan fasilitas yang telah didistribusikan benar-benar berfungsi optimal dan tidak sekadar menjadi aset diam.

Melalui pendistribusian sarana pengolahan organik ini, Pemprov Banten berupaya mengubah pola pengelolaan sampah di Tangerang Selatan dari metode konvensional "kumpul-angkut-buang" menjadi metode pengolahan mandiri di sumbernya.