TangerangNews.com

Suporter Persita dan Persija Ricuh Usai Pertandingan di Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 30 Januari 2026 | 23:30 | Dibaca : 581


Kericuhan antar suporter Persita dan Persija di luar Stadion Indomilk Arena, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat 30 Januari 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Keributan antar suporter mewarnai berlangsungnya pertandingan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persita Tangerang vs Persija Jakarta di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang pada Jumat 30 Januari 2026.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan itu terjadi di luar stadion. Terlihat sejumlah suporter saling mengolok-olok satu sama lain dan terlibat aksi pelemparan botol, batu, hingga baku pukul usai tuan rumah Persita Tangerang menelan kekalahan dengan skor 2-0 ditangan Persija Jakarta.

‎Petugas keamanan yang berjaga langsung bergerak cepat untuk melerai ketegangan supporter dari kedua tim sepak bola tersebut. 

‎Meski kebanyakan suporter meninggalkan stadion dengan tertib, namun terdapat beberapa orang yang diduga melakukan provokasi massa sehingga kericuhan terjadi lagi di area luar stadion dan menyebabkan kemacetan lalu lintas.

‎Karena kejadian itu, petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengamankan beberapa orang yang diduga melakukan  provokasi.

Selain itu, aparat juga melakukan pencarian dan pembubaran terhadap kelompok suporter yang masih berkumpul.

‎"Ada sedikit kericuhan, sempat ada yang dipukulin dan ada beberapa yang diamanin," kata salah seorang saksi mata, Yanto.

‎Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menjelaskan pihaknya telah mengerahkan sebanyak 1.403 personel untuk mengamankan pertandingan antara Persita Tangerang dengan Persija Jakarta.

Ribuan personel itu diterjunkan untuk mengantisipasi lonjakan euforia suporter agar situasi tetap terkendali.

‎"Petugas yang dikerahkan terdiri dari Polda Metro Jaya 739 personel, polres 391 personel, BKO 82 personel, dan 191 steward. Tujuannya agar pertandingan dapat berjalan dengan aman dan kondusif," jelas Boy.