TangerangNews.com

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07 | Dibaca : 76


Corporate Affairs Director Alfamart Solihin. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

Corporate Affairs Director Alfamart Solihin membedah komponen biaya yang perlu disiapkan oleh calon mitra atau perusahaan dalam membuka gerai.

"Untuk gerai yang menempati bangunan ruko, umumnya dua lantai, total investasi yang dibutuhkan berkisar antara Rp300 juta hingga Rp500 juta," katanya dalam sesi media gathering di Tangerang, Kamis 29 Januari 2026.

Menurutnya, angka ini mencakup beberapa komponen penting antara lain renovasi bangunan untuk penyesuaian standar fisik ruko agar sesuai dengan identitas gerai Alfamart.

Selain itu juga untuk pengadaan rak produk, pendingin ruangan (AC), serta sistem komputerisasi kasir.

Solihin menekankan bahwa angka di atas belum termasuk biaya sewa lahan atau bangunan, yang nilainya sangat bergantung pada lokasi. Ia mencontohkan perbedaan mencolok harga sewa di wilayah strategis:

"Di Jakarta, khususnya area seperti Kelapa Gading, biaya sewa ruko bisa mencapai Rp500 juta per tahun. Biaya sewa akan jauh lebih rendah jika gerai dibuka di daerah seperti Kulon Progo atau lokasi di luar pusat kota lainnya," tambahnya.

Investasi akan jauh lebih besar jika skema yang diambil adalah membangun di atas tanah kosong. "Kalau tanah kosong beda lagi, karena ada biaya konstruksi bangunan dari awal," ujar Solihin.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung melalui sistem waralaba, Alfamart sangat menyarankan penggunaan lahan atau bangunan milik sendiri.

Hal ini untuk menghindari risiko kenaikan harga sewa yang drastis dari pemilik lahan (landlord) setelah masa kontrak 5 tahun berakhir, terutama jika gerai tersebut terbukti sukses dan ramai pembeli.

"Ketergantungan pada pemilik lahan itu tinggi. Kalau tokonya maju, setelah 5 tahun biasanya harga sewa diminta naik. Itulah mengapa kami mendorong mitra franchise sebaiknya menggunakan tempat tinggal atau lahan milik pribadi agar usahanya lebih berkelanjutan," ujar Solihin.

 

Ekspansi ke Luar Jabodetabek

Saat ini, jumlah total gerai Alfamart sebanyak 21.120 di seluruh Indonesia dengan penambahan 1.081 gerai baru pada 2025. Adapun total karyawan mencapai 170.000 orang.

Pada 2026, Alfamart rencananya akan terus ekspansi gerai. Namun, Solihin mengisyaratkan bahwa Alfamart akan lebih selektif untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Faktor utama yang menjadi kendala adalah meroketnya harga sewa lahan.

"Sewa di Jakarta, apalagi di area seperti Kelapa Gading, itu sudah sangat mahal, bisa di atas Rp500 juta setahun. Kalau dipaksakan, hitung-hitungannya sering tidak masuk (untung)," jelasnya.

Meskipun begitu, ia mengakui ada beberapa gerai di lokasi premium yang tetap dipertahankan meski secara bisnis kurang menguntungkan, demi menjaga brand awareness di mata masyarakat.