TangerangNews.com

Komisi III Dorong Ketahanan Pangan Hadapi Ancaman Perubahan Iklim

Redaksi | Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:11 | Dibaca : 78


Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Holiludin (@TangerangNews / Redaksi)


TANGERANGNEWS.com – Komisi III DPRD Kota Tangerang mendorong penguatan ketahanan pangan daerah sebagai langkah antisipatif menghadapi ancaman perubahan iklim yang berpotensi memicu krisis pangan, khususnya pada sektor pertanian dan produksi beras.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Holiludin, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot Tangerang) melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) yang menargetkan peningkatan produksi Gabah Kering Panen (GKP) sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

“Perubahan iklim dengan pola cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan serius bagi sektor pertanian. Karena itu, peningkatan produksi gabah harus menjadi prioritas untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan mengantisipasi potensi krisis pangan,” ujar Holiludin.

Menurut politisi Partai Nasdem tersebut, meski berada di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan, Kota Tangerang tetap memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan beras. 

Optimalisasi lahan pertanian yang ada dinilai menjadi kunci agar produksi tetap terjaga di tengah tekanan iklim ekstrem.

Holiludin menekankan pentingnya langkah mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada tiga bulan awal tahun. 

Tanpa kesiapan yang matang, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada penurunan hasil panen dan kesejahteraan petani.

“Kami mendorong DKP bersama OPD terkait untuk memperkuat pendampingan petani, memastikan pengelolaan irigasi berjalan optimal, serta menyiapkan sarana dan prasarana pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim. Ketahanan pangan harus dibangun dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Komisi III DPRD Kota Tangerang akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh program pertanian berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab tantangan krisis pangan yang semakin kompleks.

“DPRD berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran sektor pertanian agar target produksi dapat tercapai dan benar-benar memberikan manfaat bagi petani, sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah di tengah ancaman perubahan iklim,” pungkas Holiludin. (Adv)