TangerangNews.com

Diduga Jadi Korban TPPO, Warga Pakuhaji Tangerang Terlantar di Arab Saudi

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 2 Februari 2026 | 18:58 | Dibaca : 61


Nur Afni Afriyanti, warga Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, diduga menjadi korban TTPO hingga terlantar di Arab Saudi. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita yang merupakan Warga Kabupaten Tangerang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

Diketahui wanita tersebut bernama Nur Afni Afriyanti, asal Kecamatan Pakuhaji. Di dalam video tersebut, Nur yang mengaku diberangkatkan oleh agen penyalur tenaga kerja PT. Bahana milik Ibu Harti, kini terlantar dengan keadaan sakit di Arab Saudi. 

Ia meminta kepada pemerintah agar bisa dibantu dipulangkan kembali ke Indonesia.

"Saya di sini sakit dan sudah tidak kuat lagi bekerja. Saya sakit pendarahan dan sudah 3 bulan lebih diisolasi. Kepada Menteri Perlindungan Migran, saya mohon bantuannya pak, saya mau pulang ke Indonesia," katanya.

‎Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Rudi Hartono membenarkan peristiwa itu. Nur diduga menjadi korban TPPO di Arab Saudi karena berangkat tanpa prosedur resmi.

‎"Jadi dia diberangkatin secara non-prosuderal atau illegal sama agen penyalur tenaga kerjanya sebagai asisten," ujar Rudi Hartono kepada Tangerangnews, pada Senin 2 Februari 2026.

‎Oleh karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia (KP2MI) untuk memulangkan warganya kembali ke Indonesia. 

‎"Kemarin kami sudah koordinasi ke KP2MI untuk memohon bantuan pengembalian warga kita nih. Saya lagi nunggu permasalahan sampai hari ini, kalau sampai besok gaada tanggapan, kita akan datang lagi ke KP2MI untuk menanyakan tindak lanjutnya," katanya. 

‎Selain itu, Rudi menegaskan akan mencari agen penyalur tenaga kerja yang memberangkatkan Nur Afni Afriyanti untuk dimintai penjelasan.

‎"Kita lagi cari si sponsornya nih, untuk dimintai pertanggungjawabannya seperti apa," tegasnya.