TANGERANGNEWS.com-Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.
Camat Mekar Baru Iman Bahlawi mengatakan banjir tersebut menggenang di Desa Jenggot dan Desa Kedaung dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter.
"Untuk di Desa Jenggot ada 420 KK dengan jumlah jiwa 1.300. Kemudian di Desa Kedaung ada 729 jiwa yang terdampak," kata Iman.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, aliran anak Sungai Cidurian terlihat meluap hingga sejajar dengan rumah-rumah warga dan memutus akses jalan sehingga melumpuhkan aktivitas warga.
Sejumlah relawan tampak mendatangi tempat bermukim warga untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.
Iman menjelaskan, kebanyakan warga memilih bertahan di rumahnya masing-masing. Namun, sebagian lainnya telah mengungsi ke posko pengungsian yang terletak di SDN Jenggati.
“Dari total warga yang terdampak, khususnya di Desa Kedaung yang mengungsi totalnya ada 80 orang," ujar Iman.
Menurutnya, banjir di wilayah Mekar Baru ini disebabkan akibat pendangkalan anak Sungai Cidurian sehingga air meluap ke permukiman warga.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan normalisasi pada aliran kali tersebut sebagai langkah penanganan jangka panjang.
“Pak Bupati sudah berjanji bahwa pada 2026 akan dibenahi,” tutupnya.