TangerangNews.com

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55 | Dibaca : 41


Kondisi Telaga Biru Cigaru sepi pengunjung. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai,

‎Meski begitu, danau bekas galian tambang ini terlihat tetap dibuka meskipun hanya segelintir pengunjung yang datang. 

‎Untuk masuk ke tempat wisata tersebut, pengunjung dikenakan tarif parkir sebesar Rp2 ribu untuk motor dan Rp10 ribu untuk mobil.

‎Saat pertama kali memasuki tempat wisata tersebut, pengunjung akan disuguhkan pemandangan telaga di sisi kiri dan kanan. Sementara telaga yang paling besar ada di bagian dalam kawasan ini.

‎Beberapa gazebo dengan warna cokelat tampak berderet di dekat pintu masuk, gazebo itu kondisinya terlihat tidak terawat dan dipenuhi dengan coretan vandalisme.

‎Tiga telaga yang menjadi destinasi unggulan di Wisata Telaga Biru Cigaru pun tampak keruh serta berwarna hijau pekat tak seperti dahulu.

‎Papan nama hingga spot foto yang dibuat dari besi juga terlihat lapuk dipenuhi karat yang diakibatkan hujan.

‎Sementara perahu bebek dan rakit yang sebelumnya bisa disewa pengunjung untuk bermain di area danau, terlihat telah sepenuhnya ditutup. 

‎Kondisi serupa juga dialami kolam renang untuk anak-anak yang terlihat tak dibuka dan terbengkalai. 

‎Dahulu, tempat wisata itu kerap dikunjungi untuk menikmati liburan bersama keluarga, kini malah dipenuhi masyarakat yang memancing di pinggir danau. 

‎Seorang pekerja di Telaga Biru Cigaru yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, tempat wisata ini pernah menjadi tempat yang digandrungi masyarakat pada 2016 hingga 2017.

‎"Dulu itu setiap hari pasti dikunjungi ratusan wisatawan buat foto-foto, nyantai atau ngopi," ungkapnya. 

‎Namun, setelah adanya insiden wisatawan yang tenggelam di danau, membuat wisata ini terlihat sepi tak berpenghuni.  "Mulai sepi tuh, dari 2019 sampai sekarang," ungkapnya. 

‎Sementara itu, salah seorang pengunjung, Nur, 29, mengatakan ia mendatangi tempat wisata ini karena penasaran dengan nasib danau yang dahulunya indah dan ramai pengunjung, kini tidak pernah terdengar lagi namanya. 

‎"Dulu kan rame banget tuh yang datang ke sini karena danaunya bagus, saya penasaran lah tempat ini kok tidak pernah kedengeran lagi, akhirnya saya coba datang ke sini," katanya. 

‎Nur, sangat menyayangkan wisata yang terkenal dengan danau indahnya itu kini menjadi sepi dan tak tewat. "Pas sampai ke sini ternyata kondisinya sepi, spot-spot buat fotonya juga sudah rusak, " ucapnya.