TangerangNews.com

7.000 Jemaah Ibadah Imlek di Klenteng Boen Tek Bio Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 17 Februari 2026 | 17:28 | Dibaca : 38


Warga Tionghoa melakukan ritual ibadah di Klenteng Boen Tek Bio, Pasar Lama, Kota Tangerang, Selasa 17 Februari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang kerap menjadi destinasi ibadah Tahun Baru Imlek warga Tionghoa dari berbagai wilayah. Sebab, sejumlah vihara atau klenteng bersejarah terletak di kota tersebut.

Klenteng Boen Tek Bio, di kawasan Pasar Lama salah satunya. Ribuan jemaah tampak memadati klenteng untuk melaksanakan ibadah dan ritual sembahyang, sejak kemarin hingga Selasa 17 Februari 2026.

Soey Hong, Humas Klenteng Boen Tek Bio menyebutkan, jumlah jemaah yang datang selama perayaan Imlek diperkirakan mencapai sekitar 5.000 hingga 7.000 orang.

"Mereka datang silih berganti untuk memanjatkan doa sesuai tradisi, mulai dari membakar hio, bersujud kepada Tian, Buddha, hingga para dewa yang dipuja di dalam klenteng," jelas pria yang juga dikenal Mpe Hong.

Menurutnya, tahun Kuda Api pada 2026 ini dimaknai sebagai tahun yang penuh tantangan. Api bertemu api, artinya harus lebih berhati-hati dalam bersikap dan menjalani kehidupan.

"Karena itu, umat dianjurkan untuk lebih rajin beribadah dan menjaga diri,” tambahnya.

Ia menjelaskan, ritual ibadah diawali dengan sembahyang menggunakan hio sebagai simbol penghormatan dan penyampaian doa.

Setelah itu, jemaah melakukan sujud dan berdoa di beberapa altar sesuai urutan, mulai dari Tuhan Yang Maha Esa, Buddha, hingga dewa-dewa lainnya yang berjumlah sekitar 15 patung.

“Isi doa biasanya berbeda-beda. Anak muda biasanya berdoa soal jodoh, sementara para pengusaha memohon kelancaran usaha. Tidak ada doa yang baku, semua disesuaikan dengan kebutuhan dan harapan masing-masing,” jelasnya.

Selain dimaknai sebagai tahun penuh kewaspadaan, Tahun Kuda Api juga dipercaya membawa semangat persaingan dalam usaha. Keberuntungan diyakini akan berpihak kepada mereka yang bekerja cepat, profesional dan tekun di bidangnya.

Aktivitas ibadah diperkirakan akan berlangsung hingga hari ketiga perayaan Imlek. Selanjutnya, rangkaian perayaan akan ditutup dengan tradisi Cap Go Meh dua pekan setelah Imlek.

Dalam momentum Imlek ini, jemaah juga berharap hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar terus terjaga. Kerukunan antarumat beragama dan kebersamaan dengan warga dari berbagai latar belakang dinilai menjadi kunci terciptanya suasana damai di Kota Tangerang.