TANGERANGNEWS.com- Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Mengacu laporan 9to5Google, gangguan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dilaporkan pengguna di Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa.
Banyak pengguna mengeluhkan tidak dapat mengakses halaman Home (Beranda) baik melalui aplikasi ponsel, situs web di PC, maupun aplikasi di Smart TV.
Saat membuka aplikasi, muncul pesan “Something Went Wrong” di halaman Beranda. Pada pukul 08.15 WIB menunjukkan halaman Home di Android dan iOS tampak kosong tanpa rekomendasi video. Menu Shorts juga tidak menampilkan konten alias blank.
Meski demikian, sejumlah fitur masih bisa diakses. Video yang tersimpan di History dan Playlist tetap dapat diputar.
Beberapa pengguna juga melaporkan bisa menonton video melalui tautan langsung atau hasil pencarian Google, namun tidak melalui halaman kanal atau beranda.
Di perangkat Android TV, aplikasi bahkan dilaporkan tidak dapat dibuka atau mengalami crash. Sementara itu, layanan streaming musik YouTube Music terpantau masih berfungsi normal.
Melalui akun resmi di platform X, YouTube mengonfirmasi adanya gangguan. “If you’re having trouble accessing YouTube right now, you’re not alone,” tulis pihak YouTube.
YouTube menyatakan timnya sedang bekerja untuk mengatasi masalah tersebut dan menyediakan tautan pembaruan melalui laman dukungan resmi.
Lonjakan laporan juga tercatat di situs pemantau gangguan layanan internet Downdetector. Data menunjukkan peningkatan signifikan keluhan sejak pukul 08.10 WIB, dengan masalah utama terkait koneksi server, aplikasi tidak bisa dibuka, hingga streaming yang gagal.
Topik “YouTube error” dan “YouTube down” pun ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak pengguna awalnya mengira gangguan berasal dari koneksi internet pribadi sebelum menyadari layanan YouTube memang sedang bermasalah.
Terkini, layanan YouTube sudah beroperasi normal. Namun pihak Google maupun YouTube belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan massal tersebut.