TangerangNews.com

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

| Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15 | Dibaca : 49


Ilustrasi gerai Alfamart Agricola, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com- Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Layar Digi dan dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026. 

Lokasi percontohan (pilot project) pertama akan dibuka di gerai Alfamart Agricola, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

CEO Layar Digi, Victor Timothy, mengatakan kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas akses hiburan bagi masyarakat. 

“Hiburan tidak boleh eksklusif, melainkan harus bisa dinikmati masyarakat di manapun mereka berada,” ujarnya di dikutip dari inilah.com, Jumat, 20 Februari 2026.

Presiden Direktur Alfamart Hans Prawira menilai, kehadiran Layar Digi akan mengubah wajah gerai Alfamart menjadi ruang kebersamaan yang lebih inklusif. 

“Kehadiran ini menjadikan gerai Alfamart lebih inklusif dan dapat menjadi ruang baru yang dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Konsep Layar Digi merupakan jawaban atas keterbatasan infrastruktur bioskop di kota kecil maupun wilayah terpencil. 

Mengusung konsep “layar tancap digital” yang ditempatkan di lantai atas gerai, masyarakat dapat menikmati film tanpa harus bepergian jauh ke pusat kota.

Dari sisi harga, tiket bioskop mini ini diperkirakan terjangkau, yakni sekitar Rp15.000 per penonton, berdasarkan informasi dari akun pengamat film Moviezy.

Business & Expansion Lead Layar Digi, Hizkia Edbert Wijaya, mengungkapkan rencana ekspansi yang cukup agresif. Setelah Gading Serpong, Layar Digi menargetkan hadir di 50 kota strategis di Indonesia.

“Proyeksi menjangkau lebih dari 500.000 penonton langsung pada tahap awal pengembangan,” ungkap Hizkia.

Selain pemutaran film, Layar Digi juga dirancang sebagai ruang pamer karya sineas lokal, media promosi UMKM, hingga sarana edukasi interaktif bagi komunitas pendidikan.