TangerangNews.com

Perusahaan di 10 Provinsi Ini Punya Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terbanyak, Salah Satunya Banten

Fahrul Dwi Putra | Senin, 23 Februari 2026 | 12:01 | Dibaca : 81


Pemkot Tangerang bekerja sama dengan PT Panarub Industry menyerahkan 148 kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja informal, Jumat 15 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com- Jumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan pada 2025 masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. 

Berdasarkan data yang dilansir dari GoodStats, tercatat ada 875.641 perusahaan terdaftar secara nasional dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dari total tersebut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah perusahaan peserta terbanyak, yakni 132.364 perusahaan atau sekitar 15 persen dari total nasional. 

Angka ini menempatkan Jawa Timur sebagai kontributor terbesar pada 2025.

Di posisi kedua terdapat DKI Jakarta dengan 116.824 perusahaan. Disusul Jawa Tengah sebanyak 107.420 perusahaan dan Jawa Barat dengan 98.029 perusahaan.

Empat provinsi di Pulau Jawa tersebut mendominasi daftar teratas, memperlihatkan bahwa aktivitas usaha nasional masih terpusat di wilayah ini.

Sumatera Utara menempati peringkat kelima dengan 45.750 perusahaan. Banten berada di posisi keenam dengan 41.759 perusahaan peserta. 

Selanjutnya, Bali mencatat 33.778 perusahaan, Sulawesi Selatan 28.586 perusahaan, Riau 20.844 perusahaan, dan Kalimantan Timur 19.465 perusahaan.

Selain dari sisi wilayah, komposisi peserta juga didominasi oleh usaha kecil. Sebanyak 80,61 persen perusahaan peserta berasal dari skala mikro. 

Hal ini menunjukkan bahwa perluasan perlindungan jaminan sosial semakin menjangkau pelaku usaha kecil di berbagai daerah.

Berikut 10 provinsi dengan jumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan terbanyak pada 2025:

1. Jawa Timur: 132.364 perusahaan

2. DKI Jakarta: 116.824 perusahaan

3. Jawa Tengah: 107.420 perusahaan

4. Jawa Barat: 98.029 perusahaan

5. Sumatera Utara: 45.750 perusahaan

6. Banten: 41.759 perusahaan

7. Bali: 33.778 perusahaan

8. Sulawesi Selatan: 28.586 perusahaan

9. Riau: 20.844 perusahaan

10. Kalimantan Timur: 19.465 perusahaan