TangerangNews.com

Hasil Uji Lab Pencemaran Sungai Cisadane di Bawah Baku Mutu

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:40 | Dibaca : 96


Puluhan kapal nelayan di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang bersandar di tepi muara akibat pencemaran bahan kimia yang membunuh biota laut, Minggu 15 Februari 2025. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


TANGERANGNEWS.com-‎Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Tangerang melaporkan hasil uji laboratorium sampel pencemaran Sungai Cisadane di wilayahnya masih berada di bawah baku mutu atau belum melebihi batas maksimum.

Diketahui sebelumnya sebuah gudang pestisida yang berada di Pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan terbakar pada Senin 9 Februari 2026 lalu.

‎Usai api dipadamkan, residu dari bahan kimia pabrik tersebut mengalir diduga ke Sungai Cisadane hingga menyebar ke sejumlah daerah di Kabupaten Tangerang seperti  Teluknaga, Kosambi, Pakuhaji dan Sepatan.

‎"Untuk sampel di hilir yang kita ambil hasil sementara beberapa parameter masih di bawah baku mutu," ujar ‎Kepala Bidang Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Tangerang Arii Margo, saat dikonfirmasi Tangerangnews pada Rabu 25 Februari 2026.

Namun ada beberapa uji laboratorium pencemaran Sungai Cisadane yang hasilnya masih belum keluar.  "Masih ada beberapa parameter yang belum keluar hasilnya," lanjutnya. 

‎Sementara itu, kata Ari, pihaknya masih berkoordinasi dengan DLH Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang untuk memantau hasil uji lab tersebut. 

‎"Kami juga berkomunikasi dengan DLH Tangsel dan Kota Tangerang untuk pembanding," katanya. 

‎Menurutnya, masyarakat masih belum benar-benar aman untuk mengkonsumsi makanan yang berada di sekitaran sungai tersebut. 

‎"Belum ada informasi dari dinas kesehatan maupun kementerian terkait hal tersebut. Saya tidak dapat memberikan penjelasan mengenai informasi tersebut," jelasnya. 

‎Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, pihaknya masih belum menerima hasil uji laboratorium pencemaran yang terjadi di Sungai Cisadane itu.