TANGERANGNEWS.com-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang memastikan tidak ada warganya yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Iran yang saat ini tengah dilanda konflik dengan Israel.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Iis Kurniati mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya warga Kabupaten Tangerang yang bekerja di Teheran dan juga kota-kota lain di negara Iran.
"Berdasarkan data kami, nihil PMI yang berangkat ke Iran. Konsentrasi penempatan pekerja migran asal Kabupaten Tangerang masih terfokus pada negara-negara teluk dan sekitarnya. Meskipun, Iran sempat menyerang pangkalan militer di kawasan teluk, tetapi dapat dipastikan warga Kabupaten Tangerang yang bekerja di sana terbilang aman," kata Iis, Senin 2 Maret 2026.
Iis mengungkapkan sebanyak 189 PMI bekerja di wilayah Timur Tengah selain Iran. Menurutnya mayoritas PMI asal Kabupaten Tangerang mengisi sektor formal dan jasa, seperti pengemudi, juru masak, petugas bongkar muat barang, hingga layanan kebersihan (cleaning service).
"Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 189 orang yang berangkat ke luar negeri untuk bekerja," katanya.
Iis memaparkan, negara tujuan PMI asal Kabupaten Tangerang yaitu Arab Saudi, Turki, Yordania, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (Dubai).
Meski situasi di sejumlah negara terdampak serangan, pemerintah Indonesia PMI tersebut tetap dalam pengawasan dan pemantauan ketat.
"Meskipun beberapa negara tetangga Iran tersebut juga terdampak dinamika regional, status keamanan PMI di sana masih dalam pemantauan intensif pemerintah," tandasnya.