TangerangNews.com

4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Maret 2026 | 15:33 | Dibaca : 78


Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

Meski aktivitas operasional penerbangan berjalan dengan normal dan terkendali, secara kumulatif, sejak 28 Februari 2026 hingga hari ini, total 60 penerbangan rute Timur Tengah dari dan menuju Bandara Soetta telah dibatalkan.

Adapun berdasarkan pelaporan data operasional pada 3 Maret 2026 hingga pukul 07.00 WIB, tercatat 15 penerbangan rute Timur Tengah dibatalkan sebagai dampak kebijakan penutupan ruang udara di wilayah tersebut. Rincian penerbangan yang terdampak adalah sebagai berikut:

 

Rute Abu Dhabi (AUH):

• Etihad Airways EY472 (Arrival) – Cancelled

• Etihad Airways EY473 (Departure) – Cancelled

 

Rute Doha (DOH):

• Qatar Airways QR956 (Arrival) – Cancelled

• Qatar Airways QR954 (Arrival) – Cancelled

• Qatar Airways QR955 (Departure) – Cancelled

• Qatar Airways QR957 (Departure) – Cancelled

• Garuda Indonesia GA900 (Departure) – Cancelled

 

Rute Dubai (DXB):

• Emirates EK356 (Arrival) – Cancelled

• Emirates EK358 (Arrival) – Cancelled

• Emirates EK357 (Departure) – Cancelled

• Emirates EK359 (Departure) – Cancelled

 

Rute Jeddah (JED):

• Saudia Airlines SV822 (Arrival) – Cancelled

• Saudia Airlines SV823 (Departure) – Cancelled

 

Rute Muscat (MCT):

• Oman Air WY850 (Arrival) – Cancelled

• Oman Air WY849 (Departure) – Cancelled

 

Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Aziz Fahmi Harahap mengatakan untuk layanan di seluruh terminal baik keberangkatan maupun kedatangan, tetap beroperasi sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang berlaku, tanpa berdampak pada penerbangan domestik serta rute internasional di luar kawasan terdampak.

Pengendalian operasional terus dilakukan melalui Airport Operation Control Center (AOCC) bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai, AirNav Indonesia serta otorita terkait guna memastikan stabilitas operasional tetap optimal.

Manajemen bandara juga terus memastikan langkah service recovery berjalan optimal bagi penumpang terdampak, termasuk fasilitasi koordinasi dengan maskapai dalam proses penjadwalan ulang maupun pengembalian dana sesuai ketentuan masing-masing maskapai.

"Kami mengimbau calon penumpang untuk secara proaktif memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara guna memastikan kelancaran perjalanan," katanya, Selasa 3 Maret 2026. 

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan Contact Center Bandara Soekarno-Hatta di nomor 172.